Antioxidants sesuai Golongan Darah

TAP – Viamore maksudnya adalah Triple Antioxidant Powers dari Viamore.
TAP merupakan singkatan dari Triple Antioxidant Powers.

Berikut ini topik kita adalah mengenai Antitoxidant Sesuai Golongan Darah.

Semua kehidupan tergantung pada oksigen untuk bertahan hidup. Oksigen yang kita hirup akan diubah oleh sel tubuh secara konstan menjadi senyawa yang sangat reaktif, dikenal sebagai “Reactive Oxygen Species (ROS)”, satu radikal bebas.

Sebenarnya radikal bebas, termasuk ROS, penting artinya bagi kesehatan dan fungsi tubuh yang normal dalam memerangi peradangan, membunuh bakteri, dan mengendalikan organ-organ dalam tubuh kita.

Namun bila dihasilkan melebihi batas kemampuan proteksi antioxidan seluler, maka dia akan menyerang sel itu sendiri.

ROS dihasilkan pada tingkat yang lebih tinggi terutama pada saat stress dan aktivitas fisik agresif / berlebihan.

Selain itu, berbagai polutan lingkungan juga akan memicu peningkatan produksi ROS seperti polusi pada setiap kejadian pembakaran seperti merokok, memasak, pembakaran bahan bakar pada mesin dan kendaraan bermotor, gaya hidup tidak sehat, kurang tidur, alkohol, pestisida dan pencemaran lain di dalam makanan kita, makanan berlemak, gorengan, dan bahkan paparan sinar ultraviolet yang terus menerus.

Struktur sel yang berubah turut merubah fungsinya, yang akan mengarah pada terjadinya percepatan proses penuaan dan munculnya penyakit. Berbagai penyakit yang telah diteliti dan berkaitan dengan aktivitas radikal bebas mencakup lebih dari 50, di antaranya adalah stroke, asma, diabetes melitus, berbagai penyakit radang usus, penyumbatan kronis pembuluh darah di jantung, alzheimer, parkinson, kanker, hingga AIDS.

Ini menyebabkan tidak adanya pilihan selain tubuh harus melakukan tindakan protektif. Langkah yang tepat untuk menghadapi “gempuran” radikal bebas adalah dengan mengoptimalkan pertahanan tubuh.

Karenanya, Viamore memperkenalkan produk Antioxidant yang sudah sesuai untuk semua Golongan Darah yang dikenal dengan nama : Triple Antioxidant Powers atau disingkat sebagai TAP

Triple Antioxidant Powers (TAP), Hubungi : AngelaSalim.
Triple Antioxidant Powers (TAP), Hubungi : AngelaSalim.

Triple Antioxidant Powers – Viamore,

Untuk informasi : Angela Salim, Hp : 081808308989.

Triple Antioxidant Powers (TAP) adalah :

perpaduan yang sangat khusus antara antioxidan (Astaxanthin, LipoicAcid & Grape Seed Extract), yang bekerja untuk menciptakan efek antioxidan yang kuat dan sinergis.
begitu kuat dan unik khusus perpaduan antara jumlah yang tepat dan seimbang, sehingga mampu melawan penyakit penuaan (penyakit degeneratif) jauh lebih agresif dan efektif.

Triple Antioxidant Powers (TAP) berfungsi sebagai berikut :

Untuk pencegah kanker :

meningkatkan kekebalan tubuh,
memberikan nutrisi yang optimal pada sel supaya meningkatkan daya melawan T-sel yang tinggi dan penyembuhan yang cepat.

Untuk kesehatan kulit :

meningkatkan kehalusan kulit dan kelembaban (kadar air) di kulit, mengontrol minyak muka, mengurangi
keriputan, memperbaiki kulit dan melindungi sel-sel kulit dari dalam.

Untuk kesehatan mata :

meningkatkan aliran darah kapiler retina dan mencegah peradangan mata.
menghindari dari penyakit mata yang kronis “Macular degeneration disease” / penyakit degenerasi makula dan penyakit katarak.

Untuk kesehatan pembuluh darah :

meningkatkan ketahanan pembuluh darah, menormalkan tekanan darah dengan meningkatkan relaksasi pembuluh darah, menghindari dari masalah penumpukan plag pada pembuluh darah dengan memberi keelastisitas dan melonggarkan pelebaran pembuluh darah.

Untuk diabetes type 2 dan ginjal :

menghambat toksisitas glukosa, mencegah kerusakan ginjal dan melindungi fungsi ginjal.

Untuk ketahanan tubuh :

menunjukkan dua manfaat fisik penting dalam uji klinis dan studi yang mendukung.
meningkatkan ketahanan tubuh dan mengurangi kerusakan sel membran pada otot setelah melakukan
aktivitas fisik berat.

Triple Antioxidant Powers ini merupakan produk antioxidan yang sudah sesuai dengan golongan darah dari Viamore.

Sumber : PT. Viamore Internasional.

Untuk informasi lengkap dan pemesanan, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.

DIG – Digestive Enzymes sesuai Golongan Darah

DIG – Viamore merupakan DIGestive Enzymes dari Viamore.

DIG adalah singkatan dari DIGestive Enzymes yang sudah sesuai dengan Golongan Darah dari Viamore.

DIG ( DIGestive Enzymes) adalah suatu campuran spektrum luas dari enzim-enzim yang bekerja secara cepat dan harmonis, dengan zat kimia yang alami terdapat pada tubuh Anda untuk mengoptimalkan pencernaan lemak, kanji, karbohidrat, protein (termasuk gluten, caisen, dan kedelai), gula dan susu yang terdapat dalam semua makanan kita.

Enzim-enzim yang ada dalam produk ini adalah berasal dari hasil produksi nabati, yang mempunyai kelas enzim makanan alami dan ph yang luas sehingga dapat bekerja baik di lambung asam, alkali dan usus.

DIG, untuk info silakan hubungi : Angela Salim.
DIG, untuk info silakan hubungi : Angela Salim.

Untuk info dan pemesanan, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.

Fakta tentang Pencernaan dan Enzim Pencernaan :

Makanan sehat yang kita konsumsi adalah pondasi bagi kesehatan dan vitalitas yang optimal. Namun bilamana makanan yang sehat bahkan suplemen yang terbaik pun yang diasupkan ke tubuh kita, tetapi tidak dapat tercerna dengan baik, maka manfaat yang diperoleh oleh tubuh kita hanya sedikit dan menyebabkan stress pada tubuh kita. Hal ini diyakini oleh banyak ahli gizi bahwa tubuh kita memiliki spesifik “potensial enzim” yang bisa habis. Pebelitian sangat menunjukkan bahwa penderita penyakit liver, tekanan darah tinggi, arteriosklerosis, tuberkulosis, diabetes dan obesitas memiliki tingkat enzim jaringan yang rendah.

Setelah membaca tulisan ini, Anda terpana setelah mengetahui betapa besarnya kegunaan enzim bagi tubuh Anda, jauh dari apa yang pernah Anda ketahui selama ini.

Prioritas utama tubuh Anda adalah memastikan tubuh Anda memiliki nutrisi yang cukup untuk menjalankan sistem tubuh Anda. Ini berarti mencerna makanan dan mengubahnya menjadi nutrisi adalah prioritas. Tidak ada kegiatan yang lebih penting bagi tubuh daripada kegiatan ini. Kegiatan ini membutuhkan banyak energi dan enzim, terutama jika tubuh harus memproduksi / membuang sebagian besar atau semua enzim ini. Tubuh kita membuat dua jenis enzym utama: enzim pencernaan dan enzim metabolik. Enzim pencernaan berkaitan dengan proses mencerna makanan dan enzim metabolik berkaitan dan menangani proses perbaikan jaringan (tissue repair). Dengan kata lain, untuk kita berfungsi pada tingkat optimal, kesehatan sistem perncernaan kita adalah sangat penting.

Ingat ! Bahwa tidak ada makanan dapat dicerna tanpa enzim pencernaan. Semakin banyak kita bergantung pada enzim yang diproduksi oleh tubuh kita, maka kita membuat sistem tubuh dan organ kita semakin stress. Dalam kondisi demikian, semakin sedikit waktu yang dimiliki oleh sistem dan organ kita  untuk membangun kembali, menggantikan sel dan jaringan tubuh yang telah aus dan rusak, menjaga sistem kekebalan tubuh kita.

Apa yang terjadi jika kekerungan enzim ?

Seiring dengan berjalannya waktu, secara perlahan tapi pasti Anda akan mulai kehilangan efisiensi dalam memproduksi enzim untuk kebutuhan tubuh Anda. Selama bertahun-tahun Anda bahkan tidak memperhatikan dan merasakan adanya perubahan penurunan ini. Tetapi ketika Anda mulai memiliki gejala di bawah ini, Anda akan mulai bertanya-tanya apa yang sedang terjadi pada tubuh Anda.

Jawabannya sederhana, Anda mengalami Masalah Kekurangan Enzim (Enzyme Deficiency).

  • Insomnia.
  • Masalah rambut rontok.
  • Masalah katarak.
  • Alergi terhadap makanan.
  • Gampang mengalami inveksi virus.
  • Masalah pikun dan kurang konsentrasi.
  • Masalah tipes.
  • Masalah pernafasan – sinusitis, alergi, batuk pilek, asma dan bronkitis.
  • Emosi yang kurang stabil.
  • Masalah asam urat yang tinggi.
  • Masalah kulit – ruam, kulit kusam, psoriasis, eksim, jerawat.
  • Ketidakseimbangan kadar gula darah.
  • Masalah sistem pencernaan – kembung, sembelit, diare, gangguan pencernaan, sariawan dan sering mengalami panas dalam.
  • Kadar kolesterol yang tinggi – LDL dan Trigliserida.
  • Arthritis (penyakit sendi) yang serius.
  • Gampang mempunyai masalah infeksi jamur – masalah keputihan.
  • Sering sakit kepala.
  • Kurangnya gizi.
  • Depresi.
  • Kelelahan kronis.
  • Sering rasa nyeri, pegal dan sakit.
  • Penurunan kekebalan tubuh.
  • Penuaan dini.
  • Osteoporsis (keropos tulang).
  • Masalah batu ginjal.
  • Masalah batu empedu.
  • Aterosklerosis (penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah).
  • Masalah tekanan darah tinggi.
  • PMS.
  • Pembengkakan sendi.
  • Rematik.
  • Masalah susah mengontrol berat badan walaupun pola makan yang sedikit.
  • Masalah ambien.

Faktor-faktor penyebab penurunan atau kehabisan enzim dalam tubuh :

  1. Masalah gaya hidup kebiasaan kita melakukan diet (pola makan) yang kurang sehat dan tidak seimbang, obsesi terhadap makanan cepat saji, lebih menyukai makanan gorengan, asupan lemak dan gula yang berlebihan, semua kebiasaan buruk ini memerlukan jumlah enzim yang banyak untuk mencerna makanan tersebut.
  2. Kebiasaan stress merupakan salah satu faktor yang dapat membunuh dan merusak sel. Hal ini mengakibatkan mesin penghasil enzim dari tubuh kita harus bekerja tanpa henti untuk membantu membangun kembali dan menggantikan sel yang telah rusak tersebut.
  3. Faktor pencemaran lingkungan menyebabkan kerusakan sel, membutuhkan bantuan enzim secara terus-menerus untuk mempertahankan sistem kekebalan tubuh yang sehat.
  4. Faktor waktu dan proses kehidupan akan selalu menggunakan enzim, dan enzim ini harus selalu diganti dengan enzim yang baru, bila kita berharap ingin mempertahankan kebiasaan aktivitas gaya hidup sehat kita.
  5. Faktor usia bisa memperlambat dan mengurangkan jumlah enzim penghasilan. Akibatnya pencernaan menjadi lambat dan menghambat kemampuan dalam memproses nutrisi penting yang akan digunakan di seluruh tubuh kita.

Setiap faktor di atas bisa mengurangi kemampuan tubuh kita untuk bertindak, untuk melakukan, untuk merasakan dengan cara kita ingin merasa, dan seperti banyak ilmuwan terkemuka yang akan memberi tahu Anda, bahwa faktor-faktor ini dapat mempersingkat hidup Anda.

Jenis enzim.

Tubuh hanya bisa menyerap nutrisi dari makanan setelah enzim pencernaan memecahnya menjadi partikel  yang lebih kecil. Pemecahan makanan dimulai dari mulut dan berakhir di usus kecil.

1. Mulut : Ketika makanan dikunyah, air liur mulai mencerna karbihidrat.

2. Esofagus (Kerongkongan) : Berfungsi menyalurkan makanan ke lambung. Agar makanan dapat berjalan sepanjang esofagus, terdapat gerakan peristaltik sehingga makanan dapat berjalan menuju lambung.

3. Lambung : Semuanya dicampur dengan cairan pencernaan. Asam Hydrocloric membunuh bakteri. Enzim memecah protein.

4. Liver : Cairan empedu, yang tersimpan dalam hati, disekresikan untuk memecah lemak.

5. Pankreas : Banyak jenis enzim pencernaan yang dihasilkan kelenjar pancreas.

6. Usus kecil : Makanan yang kini berada di usus kemudian dicerna sesuai kandungan zatnya. Pada usus kecil terjadi pencernaan secara kimiawi, dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan oleh usus kecil serta senyawa kimia dari kelenjar pankreas yang dilepaskan ke usus kecil.

7. Usus besar : Menyerap air selama proses pencernaan. Mendorong sisa makanan hasil pencernaan (feses) keluar dari tubuh.

8. Anus : Apabila feses sudah siap dibuang, maka otot spinkter rektrum mengatur pembukaan dan penutupan anus.

Ada delapan jenis enzim pencernaan utama, masing-masing dirancang (designed) sebegitu spesifik untuk membantu memecah berbagai jenis makanan untuk mengoptimumkan seseorang secara keseluruhan dari kesehatan dan kesejahteraan.

Protease ———– Mencerna protein.

Amilase ———— Mencerna karbohidrat.

Lipase ————– Mencerna lemak.

Selulase ———— Memecah dan mencerna serat.

Maltase ———— Koversi gula kompleks dari biji-bijian menjadi glukosa.

Laktase ———— Mencerna gula susu (laktosa) pada produk susu.

Phytase ———— Membantu pencernaan secara keseluruhan, terutama dalam memproduksi vitamin B.

Sukrase ———— Mencerna jenis gula yang terdapat dalam sebahagian besar makanan.

Apakah enzim itu, dan Mengapa begitu penting ?

Anda mungkin pernah mendengar tentang enzim, dan Anda mungkin telah mengetahui pentingnya enzim bagi pencernaan Anda. Tapi Anda mungkin tidak menyadari betapa enzim diperlukan oleh setiap sel dalam tubuh Anda, karena enzim TIDAK hanya diperlukan untuk pencernaan, tetapi juga untuk SEMUA proses fisiologis Anda.

Enzim sebagai biokatalisator, yang merupakan senyawa organik bermolekul besar yang berfungsi untuk mempercepat jalannya reaksi metabolisme di dalam tubuh tanpa mempengaruhi keseimbangan reaksi.

Enzim adalah salah satu unsur yang paling penting dalam tubuh kita. Enzim mendorong proses bologis yang diperlukan bagi tubuh Anda untuk membangun bahan baku, mengedarkan nutrisi, menghilangkan bahan kimia yang tidak diperlukan oleh tubuh, dan segudang proses biokimia lain yang berlangsung terus-menerus tanpa Anda pernah menyadarinya.

Dampak negatif dari kekurangan enzim pencernaan adalah kekurangan gizi dan defisit nutrisi utama bagi tubuh. Hal ini akan dapat mengganggu kekebalan tubuh dan mengakibatkan proses-proses berikut berpengaruh seperti menghambat pertumbuhan, menghalangi proses pencernaan, melambatkan atau tidak terjadinya penyembuhan penyakit, membahayakan sel-sel tubuh, mengkomplikasikan sistem pertahanan tubuh serta meninggikan resiko terhadap penyakit utamanya bagi kalangan yang sudah berusia lanjut.

Kenapa kita perlu nutrisi enzim perncernaan tambahan ? 

Ketika kita makan, makanan akan berada dalam lambung sekitar 45 menit sebelum sampai ke usus duabelas jari (usus kecil). Pencernaan yang kurang baik dapat terjadi di lambung yang disebabkan oleh kurangnya kandungan enzim yang secara alamiah ada dalam makanan kita. Enzim makanan ini mengalami kerusakan saat dimasak (dipanaskan) dan diproses. Oleh karena itu, coba bayangkan manfaat dari suplemen penambah enzim pencernaan berspektrum luas yang seimbang seperti DIG (DIGestive Enzymes) yang dapat membantu proses pencernaan ini menjadi lebih baik.

Sekitar 60 – 80 % energi kita digunakan untuk proses pencernaan. Penambahan enzim pencernaan seperti DIG (DIGestive Enzymes) dapat sangat mengurangi beban pankreas dan seluruh proses pencernaan, yaitu dengan membantu memecahkan makanan kita menjadi komponen-komponen kecil sehingga lebih mudah diasimilasi. Penambahan enzim ini dapat meningkatkan energi kita dan tidak akan mengakibatkan rasa ngantuk “food coma” setelah makan.

Bilamana kita tidak mengkonsumsi 80 – 90 % makanan mentah (makanan yang tidak mengalami /melalui proses pemanasan atau masak), maka tubuh kita akan menggunakan energi yang sudah direservasi untuk membuat enzim metabolik itu untuk pencernaan. Akhirnya, tubuh kita akan kekurangan enzim metabolik untuk menangani proses perbaikan jaringan tisu tubuh.

Jadi, pada dasarnya dengan penambahan enzim pencernaan DIG (DIGestive Enzymes) akan dapat membantu seluruh tubuh menjadi awet muda dan lebih sehat dengan membiarkan enzim metabolik bekerja sesuai dengan tugasnya.

Semakin cepat Anda memulai, berarti semakin cepat Anda mengembalikan dan memperpanjang vitalitas yang pernah Anda miliki.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua orang, tanpa memandang usia tua maupun muda, harus melengkapi enzim yang hilang dalam makanan saat dimasak dan diproses.

DIG (DIGestive Enzymes) direkomendasikan untuk mereka yang :

  • Sering makan di luar.
  • Sering mengkonsumsi makanan berkadar gula tinggi.
  • Sering mengkonsumsi makanan berprotein dan berlemak tinggi.
  • Sering tidur malam (bergadang).
  • Ada masalah liver.
  • Ada masalah benjolan tubuh (benjolan lemak atau protein).
  • Ada masalah mulas, gangguan pencernaan, diare, sembelit.
  • Sering merasa kembung atau kekenyangan sesudah makan, walaupun hanya makan sedikit.
  • Kurang mengkonsumsi sayur / buah segar.
  • Sering makan makanan siap saji seperti burger, pizza, ayam goreng, dan makanan beku.
  • Sering makan makanan yang telah diproses seperti mie instan, biskuit, makanan dan minuman kaleng dan botol.
  • Sering makan buah potong.
  • Sering makan buah setelah makan.

Ingridients :

Pineapple, Unripe Green Papaya, Fresh Ume, Malted Barley, Essene Sprout, Miso, Black Currant, Beetroot, Apricot, Cranberries, Parsnips, Walnut, Apple, Lemo, Ginger, Red Plum, Parsley, Turnips, Celery, Broccoli, Oat Bran, Rice Bran, Inulin (PreBiotics).

Komposisi :

Nanas, Pepaya Hijau, Plum Hijau Segar, Mart Barli, Essence Sprout, Miso, Kismis Hitam, Akar Bit, Aprikot, Cranberi, Lobak Putih, Buah Kenari, Apel, Lemon, Jahe, Plum Merah, Peterseli, Lobak, Seledri, Brokoli, Dedak Oat, Dedak Beras, Inulin (PreBiotics).

Enzim – Enzim :

Amylase, Amylase II, Protease I, Protease II, Protease III, Lipase, Cellulase, Hemicellulase, Pullulanase, Beta-Glucanse, Lactase, Maltase, Sucrase, Bromelain, Papain, Beta-Galactosidase, Alpha-Galactosidase, Phytase, Pectinase.

Hypoallergenic :

Semua bakan baku dalam DIG (DIGestive Enzymes) adalah kwalitas tertinggi. Ini formulasi khusus yang TIDAK mengandung bahan buatan kimia, pewarna, perasa, bahan additive, stimulan, ragi, terigu, telur, susu, gluten, kasein, kedelai, jagung, produk hewani atau pengawet yang dapat merugikan kesehatan Anda.

100 % Vegetarian dan cocok untuk Vegan.

DIG (DIGestive Enzymes) ini adalah formulated in USA.

Sumber : PT. Viamore International.

Untuk informasi lengkap dan pemesanan, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.

Nutra Osteo Plus – NOP

NOP – Viamore adalah Nutra Osteo Plus dari Viamore.

NOP merupakan singkatan dari Nutra Osteo Plus yang telah sesuai dengan Golongan Darah dari Viamore.

Pernah mendengar kata-kata berikut : Treasure Your Bone ! Prevent When You Still Can.

Healthy Bones = Strong Foundation.

Saat seseorang dalam keadaan sehat, kadang kurang mengerti atau kurang menghargai kesehatan itu sendiri. Saat seseorang mengalami sakit, baru sering menjadi sadar betapa mahal dan berartinya kesehatan.

Berikut ini kami ingin menulis mengenai Nutra Osteo Plus (NOP) yang merupakan suplemen kesehatan dari Viamore, dengan formulasi khusus untuk menguatkan dan mencegah kekeroposan tulang, yang sudah sesuai dengan Golongan Darah.

Nutra Osteo Plus (NOP) yang formulasinya dari Jepang merupakan natural calsium from seaweed, dan sangat berguna untuk kesehatan.

NOP, info : hubungi : Angela Salim.
NOP, info : hubungi : Angela Salim.
Nutra Osteo Plus – Viamore,
untuk info dan pemesanan, hubungi : Angela Salim,
Hp : 081808308989.

Apakah Anda Mengkonsumsi Kalsium Yang Benar Untuk Golongan Darah Anda ?

Apa yang dimaksud dengan penyakit Osteoporosis (kekeroposan tulang) ?

Osteoporosis disebut juga sebagai “silent disease” karena masalah berkurangnya kepadatan dan kwalitas tulang secara perlahan dan berlangsung secara progresif, tanpa menampakkan tanda-tanda fisik yang nyata hingga terjadi keropos atau keretakan pada usia senja.

Tulang terdiri dari mineral-mineral seperti kalsium dan fosfat, sehingga tulang menjadi keras dan padat. Jika tubuh tidak mampu mengatur kandungan mineral dalam tulang, maka kepadatan tulang akan berkurang sehingga tulang menjadi kolaps, hancur atau kompres, maka akan timbul nyeri tulang, kelainan bentuk tulang belakang “downager’s hump”, kesusutan tinggi badan dan nyeri punggung menahun. Biasanya nyeri timbul secara tiba-tiba dan dirasakan di daerah tertentu dari punggung yang akan bertambah nyeri jika penderita berdiri atau berjalan. Tulang belakang yang rapuh bisa mengalami kolaps secara spontan atau karena cidera ringan.

Hal ini biasanya terjadi pada usia di atas 35 tahun. Riset terkini membuktikan di dunia, 1 dari 3 wanita akan menderita patah tulang akibat osteoporosis. Sedangkan untuk pria, 1 dari 5 terserang osteoporosis. Pada pria, kepadatan tulang menurun 0,5 – 0,75 %. Pada wanita menurun 2 kali besar dibanding pria, yaitu 1,5 – 2 % per tahun. Pada wanita menopause, penurunan bisa sampai 3 % per tahun akibat menurunnya produk hormon estrogen.

Faktor-faktor yang menyebabkan dan mempercepat penyakit Osteoporosis adalah :

  • Jenis kelamin – Wanita mempunyai resiko dua kali lebih tinggi dibanding pria.
  • Usia – Tulang kita bertambah lemah dengan peningkatan usia.
  • Bangsa – Orang yang mempunyai kulit putih atau cerah mempunyai resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang mempunyai kulit yang hitam atau gelap.
  • Keturunan – Resiko dari segi keturunan.
  • Bentuk badan – Individu yang mempunyai bentuk badan yang kecil dan badan yang pendek, mempunyai resiko yang lebih tinggi.
  • Merokok – Kandungan nikotin yang ada pada rokok akan menyerap cadangan kalsium dalam tubuh.
  • Obat kimia jenis “cortisosteroid” / kortikolteroid – Penggunaan obat kimia seperti prednisone, cortisone, prednisolone dan dexamethasone untuk jangka masa lama bisa merusak kesehatan tulang.
  • Pola makan yang tidak sehat – Banyak gorengan, minuman kaleng dan bersoda, minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh, tidak mengikuti pola makan yang sesuai dengan golongan darah.
  • Kurang berolahraga – Jika kurang bergerak tulang tidak terlatih menjadi lebih rapuh.
  • Alkohol – Mengurangi penyerapan kalsium akibat terjadinya gangguan pada usus kecil.
  • Wanita hamil – sewaktu hamil atau menyusui, sebagian kalsium tulang ibu akan terserap untuk kebutuhan bayinya.

Terapi Osteoporosis :

Mencegah dari awal lebih baik daripada terlambat. Membina tulang yang sehat seharusnya dimulai dari usia muda daripada saat usia lanjut. Anak-anak dalam jangka waktu pertumbuhan (usia 10 – 18 tahun) memerlukan lebih banyak kalsium.

Berikut ini adalah cara menjaga kesehatan tulang yang terbaik untuk merawat dan mencegah penyakit osteoporosis :

  1. Mengkonsumsi kalsium yang memadai sesuai dengan usia Anda.
  2. Pastikan formulasi kalsium dan bahan baku yang digunakan untuk membuat suplemen kalsium adalah sesuai dengan golongan darah (ini untuk mencegah masalah penyerapan dan penggunaan kalsium yang kurang oleh tulang Anda sehingga menyebabkan penyumbatan kalsium di pembuluh darah, (athersclerosis) masalah batu ginjal dan penumbuhan tulang muda -bone spur).
  3. Gunakan formulasi kalsium yang mempunyai kadar kalsium dan magnesium yang seimbang dan mengandung zat mineral yang lain seperti Boron, Manganese, Copper & Zinc, vitamin D3, Vitamin C untuk penyerapan kalsium yang lebih sempurna dan mencegah kehilangan kepadatan kalsium yang sedia ada.
  4. Memilih olah raga yang sesuai dengan golongan darah seperti aerobik ringan (golongan darah O), tai chi (golongan darah A), naik sepeda (golongan darah B), dan jalan kaki (golongan darah AB). Olah raga yang sesuai dengan golongan darah bisa :
  • Memperlambat kehilangan kepadatan tulang.
  • Memperbaiki otot-otot supaya postur badan tidak berubah bentuk.
  • Menguatkan tulang, meningkatkan fleksibilitas dan meningkatkan koordinasi dan keseimbangan.

Saat tubuh melakukan aktivitas fisik seperti olah raga, maka otot akan memacu tulang untuk membentuk kepadatan, tulang tubuh terlatih untuk terus bergerak dan menjadi kuat.

Nutra Osteo Plus (NOP) adalah suatu formulasi natural, lengkap dan unik dari sumber rumput laut merah dan hijau (“Lithothamnium Calcareum”) yang mempunyai sumber yang kaya dengan kalsium, magnesium dan lebih dari 70 nutrisi yang lain. Diproduksi dengan dedikasi terhadap kwalitas dan kebersihan pabrik yang mempunyai sertifikasi dari ISO & HACCP dan kontrol pabrik yang mengikuti standard GMP.

Nutra Osteo Plus (NOP) direkomendasikan untuk mencegah penyakit osteoporosis karena Nutra Osteo Plus (NOP) mempunyai :

  • Formulasi yang sesuai untuk semua golongan darah karena ia dihasilkan dari sumber kalium yang natural, nabati dan organik.
  • Formulasi yang seimbang (balanced formulation) untuk memastikan :
  1. Penyerapan yang lebih optimal dan maksimal walaupun untuk mereka mempunyai system pencernaan dan penyerapan yang agak lemah (seperti mereka yang mempunyai masalah maag dan mereka yang sudah lanjut usia).
  2. Kalsium yang sudah diserap itu mempunyai pengekalan yang tinggi di tulang dan bukan di dalam darah.
  3. Mencegah kehilangan kepadatan kalsium di tulang.

Nutra Osteo Plus (NOP) yang diformulasi dari Jepang ini adalah sudah sesuai dengan semua golongan darah dan merupakan suplemen kesehatan dari Viamore.

Sumber : PT. Viamore Internasional.

Untuk informasi lengkap dan pemesanan, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.

Ini Berita Baru tentang Golongan Darah Ibu dan Kandungannya

Walaupun hal ini bukanlah hal baru lagi, tapi bermanfaat buat kita untuk memahaminya, sebagai berikut:

Saya memang sangat meyakini mengenai perbedaan golongan darah dan pengaruhnya dalam kesehatan kita, dan ini ada satu berita baru yang sangat menarik perhatian saya. Saya membacanya di buletin “NOVA 1149/XXIII 1-7 Maret 2010” halaman 46-47 mengenai : “Kesehatan” dengan judul : “Buah Hati Kuning Karena Tak Cocok Golongan Darah?“, tulisan : Laili Damayanti.

Saya menyalinnya secara lengkap agar bisa juga menjadi informasi berharga buat semua yang membacanya, sbb :

Perbedaan golongan darah bayi dan ibu bisa menyebabkan bayi baru lahir mengalami kuning yang hebat dan membahayakan kelangsungan hidup bayi.

Yuk, cari tahu soal perbedaan golongan darah ibu-bayi.

Beberapa waktu yang lalu pasangan artis Nirina Zubir dan Ernest “Cokelat”, dibuat kalang kabut di rumah sakit. Setelah bayi mungil mereka Zivara dilahirkan, muncul masalah baru yang tak kalah pelik. Bayi mereka mengalami kuning atau yang dalam medis disebut juga dengan ikterus oleh hyperbilirubinemia. Kondisi ini didiagnosis oleh dokter disebabkan ketidakcocokan golongan darah ibu dengan bayi atau yang dikenal dengan A-B-O incompability. Di mana golongan darah anak yang berjenis B bereaksi dengan golongan darah ibu yang berjenis O yang mengalir dalam tubuh anak, sehingga sel darah merahnya mudah pecah dan meningkatkan konsentrasi bilirubin dalam aliran darah.

Meski secara fisiologis semua bayi dapat mengalami kuning, namun bila tidak ditangani secara tepat juga dapat berakibat fatal.

“Kuning yang hebat pada bayi, bisa menyumbang terjadinya kerusakan sel otak permanen”, ujar dr. Setyadewi Lusyati, Sp.A(K) konsultan neonatologi RSAB Harapan Kita – Jakarta mengingatkan.

Inilah mengapa, dokter anak cukup berhati-hati memantau perkembangan bayi baru lahir, terutama dalam 3 hari setelah dilahirkan.

Umumnya kuning fisiologis baru akan muncul setelah bayi berusia 3 hari. Bila kurang dari itu, dokter anak akan mengobservasi perkembangan hyperbilirubinemia sembari melakukan upaya penyinaran.

Berkaca pada pengalaman pasangan Nirina-Ernest, pasangan suami-istri sebaiknya tidak main-main dengan perbedaan golongan darah. Khususnya istri dengan golongan darah O dan suami bukan O.

Nah, agar tidak mengalami risiko yang fatal sebaiknya ketahui seluk beluk soal ketidakcocokan golongan darah.

Akibat Beda Golongan.

Setidaknya ada 4 golongan darah A, B, AB dan O yang dikenal secara universal.

Keempat golongan ini memiliki kandungan dan karakteristik yang berbeda.

Golongan darah A dikatakan memiliki kandungan antigen A, golongan darah B memiliki kandungan antigen B, golongan darah AB memiliki antigen B dan antigen A, sedangkan golongan darah O memiliki anti A dan anti B.

Kandungan ini yang menyebabkan tubuh membentuk antibodi dan menyerang sel darah merah yang mengandung zat antigen (dianggap sebagai benda asing, red).

Pada proses persalinan, darah ibu yang bergolongan darah O akan berkontak lebih banyak dengan golongan darah anak. Banyaknya darah janin yang memiliki antigen masuk sirkulasi darah ibu, membuat sistem imun ibu membentuk kekebalan (antibodi) terhadap antigen A ataupun antigen B. Kekebalan ini kemudian menyerang darah anak yang memiliki antigen tersebut sehingga sel darah merah pecah dan menjadi bilirubin (indirect). Ini dapat mengakibatkan bayi menjadi kuning.

Padahal dalam kondisi normal saja, bayi memiliki potensi peningkatan bilirubin yang lebih tinggi ketimbang orang dewasa karena sifat sel darah merah bayi lebih mudah pecah.

Namun biasanya, tubuh bayi akan berusaha menstabilkan kadar bilirubin dengan mekanisme konjugasi oleh hati. Yaitu, upaya mengubah menjadi bilirubin indirect menjadi bilirubin direct yang lebih larut air dan mudah dikeluarkan alias mengubah bilirubin menjadi cairan empedu serta dikeluarkan melalui pencernaan dan memberi warna pada feses.

Umumnya setelah lewat 10 hari, kuning pada bayi akan hilang seiring kualitas dinding sel darah merah yang semakin baik dan fungsi hati yang optimal mengkonjugasi bilirubin.

Tak Selalu Transfusi.

Sayangnya, peningkatan kadar bilirubin pada bayi kadangkala tidak bisa ditolerir oleh tubuh sendiri. Kadar bilirubin pun menumpuk dalam darah terlalu tinggi. Padahal ambang toleransi bilirubin dalam darah di bawah 15 mg/dl (250 umol/L) pada bayi cukup bulan dan 12 mg/dl (250 umol/L) pada bayi kurang bulan.

Selain kadar bilirubin yang diperhitungkan, percepatan kenaikan bilirubin pun patut dipertimbangkan.

Dokter anak memiliki patokan untuk menoleransi kenaikan bilirubin salah satunya dengan melihat manifestasi hyperbilirubinemia dengan hitungan Kramer. Skor Kramer dihitung dengan melihat ikterus (kuning) yang menyebar, mulai dari wajah ke leher (K1), wajah ke pusar (K2), wajah dan badan hingga pangkal paha (K3), wajah ke lutut serta lengan hingga siku (K4) dan seluruh badan hingga jari tangan serta kaki (K5). Jika telah memasuki level K2 di hari kedua, maka sudah termasuk tidak normal.

“Normalnya bayi usia 3 hari, kuning dapat terjadi dari wajah hingga pusar. Bila belum berusia 3 hari sudah menunjukkan kuning hingga pusar, maka patut diwaspadai”, ungkap dokter Lusy.

Dokter Lusy menambahkan, penilaian kuning pada bayi ini seringkali tersamar oleh warna kulit bayi baru lahir yang kemerahan. Inilah sebabnya penilaian kuning bayi baru lahir, sebaiknya dipercayakan pada petugas medis dan dokter anak yang lebih berpengalaman.

Padahal bila kuning sudah mencapai pusar, bisa diprediksi bilirubin berjumlah sekitar 12 mg/dl. Bila peningkatan bilirubin lebih dari 5 mg/dl dalam 24 jam, padahal kuning biasa berlangsung sampai sekitar hari kelima hingga ketujuh, maka bilirubin mencapai angka di kisaran 20 hingga 25 mg/dl. Di sinilah orang tua harus waspada.

Bila melewati jumlah 25 mg/dl bisa terjadi ensefalopati bilirubin akut. Yakni resiko masuknya bilirubin indirect (dalam darah) melewati blood brain barrier dan merusak sel-sel dalam otak.

Selain kerusakan sel otak, peningkatan bilirubin juga dapat diiringi dengan resiko penurunan hemoglobin (Hb) sebagai akibat banyaknya sel darah merah yang pecah.

Pada kasus Zivara (putri Nirina-Ernest, red) di mana bilirubin terlalu tinggi dan kenaikan level kuning yang terlalu cepat, dokter kemudian menyarankan dilakukan transfusi pertukaran darah untuk mengganti darah anak dengan darah donor (golongan O).

Keputusan ini sah saja diambil, mengingat masa depan anak dipertaruhkan bila kuning tidak segera dikendalikan. Tindakan ini sebenarnya jarang diambil oleh dokter anak. Menurut dokter Lusy, umumnya untuk kasus kuning pada bayi baru lahir, masih dapat diupayakan melalui terapi sinar (phototheraphy).

Tujuannya, membantu mengubah bilirubin indirect menjadi lumirubin yang lebih mudah diubah oleh tubuh bayi. Hanya sekitar 15% kasus hyperbilirubinemia yang dilakukan transfusi pertukaran darah.

Bisa Akibatkan Cerebral Palsy.

Mengapa hyperbilirubinemia harus ditangani tepat?

Dikatakan dokter Lusy, bila bilirubin indirect terlampau pekat dalam darah, ia mampu menembus blood brain barrier menuju sel otak, ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen otak. “Sayangnya, sel otak tidak bisa diperbarui layaknya sel tubuh lain.

Akibatnya, bisa menyebabkan cacat permanen pada anak,” tegasnya, Kecacatan yang paling banyak disebabkan hyperbilirubinemia adalah celebral palsy atau kekakuan pada anggota badan yang disebabkan kerusakan pada pusat pengendali motorik pada korteks di otak. Selain itu, hyperbilirubinemia juga bisa menyebabkan kerusakan pendengaran, bila kerusakan sel otak terjadi pada bagian yang mengendalikan kemampuan mendengar. Tentu saja, tuli akibat hyperbilirubinemia tidak terjadi spontan namun berupa degradasi kemampuan mendengar.

Demikianlah kutipan ini, mungkin para blogger ada yang ingin berkomentar, atau memberikan tambahan input yang bermanfaat untuk kita saling membagi pengalaman dan pengetahuan.

Golongan Darah O

Persentase orang ber – Golongan Darah O adalah 46 % dari seluruh populasi dunia. Ini merupakan bagian terbesar dibandingkan dengan golongan darah lainnya, sehingga merupakan mayoritas.

Orang ber – Golongan Darah O banyak yang suka makan makanan dari gandum (tepung terigu) seperti roti, mie, kue-kue, pizza, juga suka makan jagung, biji-bijian, kol, kembang kol. Ini adalah makanan yang sebenarnya tidak cocok dengan Darah O karena ini merupakan makanan pantangan, yang bisa mengganggu metabolisme dan justru menyebabkan peningkatan berat badan. Golongan Darah O adalah “The Hunters” Pemburu….. maka amat cocok dengan makanan daging.

Banyak orang yang merasa kaget dan heran mengapa orang ber – Golongan Darah O justru disarankan untuk makan daging. Selama ini banyak yang berfikir bahwa daging merah itu tidak sehat untuk kesehatan, maka akhirnya mereka berusaha menjadi vegetarian, tetapi ternyata kesehatan mereka ternyata juga tidak bertambah sehat. Mengapa ?

Ini adalah satu contoh supaya bisa dipakai untuk menilai apakah daging itu tidak sehat ? Apakah anda pernah ke negara Arab ? Apa yang orang Arab makan setiap hari ? Daging ! Daging Sapi, Daging Kambing, Daging Domba, Daging Kelinci, Daging Unta. Mereka jarang sekali makan sayur-sayuran atau buah-buahan karena keadaan di padang pasir yang tidak memungkinkan. Buah-buahan yang sering mereka makan adalah buah kurma saja. Kalau makan daging itu tidak sehat, maka orang yang paling pertama sekali akan mengalami masalah kesehatan adalah orang Arab. Tetapi mengikut kajian, orang Arab masih tetap sehat dan ini menyebabkan salah seorang ahli ilmuan bernama Dr. Michael Williams melakukan kajian lebih mendalam mengenai situasi ini. Dan hasil kajian yang dilakukan Dr. Michael Williams dan tim ahli ilmuannya ternyata sebagian besar (kurang lebih 95 %) populasi Arab adalah dari golongan darah O. Orang ber – Golongan Darah O tetap sehat walaupun terus-menerus makan daging karena mempunyai asam lambung yang tinggi, cocok dengan makanan daging dan makanan yang mengandung khasiat protein yang tinggi.

Orang ber – Golongan Darah O juga amat cocok dengan seaweed, rumput laut yang mempunyai kandungan yodium yang tinggi untuk mencegah penyakit atau masalah di bagian tiroid. Disarankan juga makanan laut, garam yang mempunyai kandungan yodium yang tinggi (garam yang belum diproses). Indoles dari bayam dan brokoli, juga amat cocok untuk orang ber Golongan Darah O.

Golongan Darah O merupakan Carnivore (Pemburu).

Berikut ini adalah rangkuman makanan yang sesuai dan yang tidak sesuai dengan orang ber – Golongan Darah O :

Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah O :

– Tepung terigu, seperti : roti, kue, mie, biskuit, pizza.

– Babi, burung puyuh.

– Susu dan produk susu.

– Kopi.

– Pir asia, jeruk, melon, kelapa / santan, kiwi, strawberry.

– Alfalfa, kol kembang, alpukat, zaitun hitam, jagung, mentimun, kentang (semua jenis), asinan, kubis, bak choy.

– Telur puyuh.

Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah O :

– Rumput laut (kelp).

– Seafood.

– Sapi, domba, rusa, kambing, kelinci.

– Jambu biji, nanas, ceri, apel, aprikot, kurma, pepaya, mulberry.

– Brokoli, kelp, wortel, labu, colland hijau, lada, okra, lobak putih, parsley, sledri, talas (yam), bawang putih, jahe, singkong, ubi jalar.

Resiko Medis orang ber – Golongan Darah O :

Resiko medis yang umumnya bisa dialami oleh orang ber Golongan Darah O karena makan tidak sesuai dengan golongan darahnya (pola makan tidak sesuai dengan Golongan Darah O) adalah sebagai berikut :

– Masalah lambung, seperti : penernaan, maag, penyakit ucler.

– Masalah keradangan, seperti artritis / radang sendi.

– Masalah darah, seperti : stroke, penyakit jatung.

– Masalah tiroid, kadar metabolisme yang rendah, peningkatan berat badan.

– Alergi.

Suplemen khusus untuk orang ber – Golongan Darah O adalah LEGREEN  O, yang formulasi nya adalah sebagai berikut :

Dasar : Chlorella, Barley Hijau (Barley Green), Bubuk Blueberry, Fucus Vesiculosis, Ginseng (eleutheroccus sp).

Mineral : Kalsium (dari rumput laut, diambil dari Lithothamnium Corraliodes dan Lithothamnium Calcareum), Magnesium (asam amino chelate), Seng (asam amino chelate), Selenium (asam amino komplex), Mobibdenum (asam amino chelate), kalim (asam amino chelate), Vanadium (sitrat), Yodium (Potassium iodide), Kromium (asam amino chelate), Tembaga (amino acid chelate), Mangan (picolinate).

Vitamin : Vitamin A (Betakaroten), Vitamin B6, Vitamin B12, Vitamin C (acerola berry dan asam askorbat), Vitamin D (Kalsiferol), Tiamin, Riboflavin, Niasin, Asam Folat (Kalsium Foliante), Biotin, Asam Pantotenat (Pantothenic Acid).

Lain-lain : CoQ10, L-Tirosin, L-Karnitin, Ekstrak kunyit, Kolin, Inositol.

Prebiotik & Probiotik : Streptococcus, Thermophilus Lactobacillus Rhamnosus, Arabinogalactan (dari Larix Occidentali & Resin), Buah pisang, SaccharomycesBoulardii.

Enzime Pengantar (Opti-Blend Delivery) dan Enzime Pencernaan (Digestive Blend) : Amilase, Protease I, Protease II, Peptidase, Lipase, Investase, Sellulase, Laktase, Maltase, Hemi Sep.

Expients : Campuran Protein (bubuk protein beras dan putih telur), Serat Apel, Pektin, Asam Alfa Lipoat (Alpha Lipoic Acid), Bromelain.

Sumber tulisan : PT. Viamore Internasional.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.