Ini Berita Baru tentang Golongan Darah Ibu dan Kandungannya

Walaupun hal ini bukanlah hal baru lagi, tapi bermanfaat buat kita untuk memahaminya, sebagai berikut:

Saya memang sangat meyakini mengenai perbedaan golongan darah dan pengaruhnya dalam kesehatan kita, dan ini ada satu berita baru yang sangat menarik perhatian saya. Saya membacanya di buletin “NOVA 1149/XXIII 1-7 Maret 2010” halaman 46-47 mengenai : “Kesehatan” dengan judul : “Buah Hati Kuning Karena Tak Cocok Golongan Darah?“, tulisan : Laili Damayanti.

Saya menyalinnya secara lengkap agar bisa juga menjadi informasi berharga buat semua yang membacanya, sbb :

Perbedaan golongan darah bayi dan ibu bisa menyebabkan bayi baru lahir mengalami kuning yang hebat dan membahayakan kelangsungan hidup bayi.

Yuk, cari tahu soal perbedaan golongan darah ibu-bayi.

Beberapa waktu yang lalu pasangan artis Nirina Zubir dan Ernest “Cokelat”, dibuat kalang kabut di rumah sakit. Setelah bayi mungil mereka Zivara dilahirkan, muncul masalah baru yang tak kalah pelik. Bayi mereka mengalami kuning atau yang dalam medis disebut juga dengan ikterus oleh hyperbilirubinemia. Kondisi ini didiagnosis oleh dokter disebabkan ketidakcocokan golongan darah ibu dengan bayi atau yang dikenal dengan A-B-O incompability. Di mana golongan darah anak yang berjenis B bereaksi dengan golongan darah ibu yang berjenis O yang mengalir dalam tubuh anak, sehingga sel darah merahnya mudah pecah dan meningkatkan konsentrasi bilirubin dalam aliran darah.

Meski secara fisiologis semua bayi dapat mengalami kuning, namun bila tidak ditangani secara tepat juga dapat berakibat fatal.

“Kuning yang hebat pada bayi, bisa menyumbang terjadinya kerusakan sel otak permanen”, ujar dr. Setyadewi Lusyati, Sp.A(K) konsultan neonatologi RSAB Harapan Kita – Jakarta mengingatkan.

Inilah mengapa, dokter anak cukup berhati-hati memantau perkembangan bayi baru lahir, terutama dalam 3 hari setelah dilahirkan.

Umumnya kuning fisiologis baru akan muncul setelah bayi berusia 3 hari. Bila kurang dari itu, dokter anak akan mengobservasi perkembangan hyperbilirubinemia sembari melakukan upaya penyinaran.

Berkaca pada pengalaman pasangan Nirina-Ernest, pasangan suami-istri sebaiknya tidak main-main dengan perbedaan golongan darah. Khususnya istri dengan golongan darah O dan suami bukan O.

Nah, agar tidak mengalami risiko yang fatal sebaiknya ketahui seluk beluk soal ketidakcocokan golongan darah.

Akibat Beda Golongan.

Setidaknya ada 4 golongan darah A, B, AB dan O yang dikenal secara universal.

Keempat golongan ini memiliki kandungan dan karakteristik yang berbeda.

Golongan darah A dikatakan memiliki kandungan antigen A, golongan darah B memiliki kandungan antigen B, golongan darah AB memiliki antigen B dan antigen A, sedangkan golongan darah O memiliki anti A dan anti B.

Kandungan ini yang menyebabkan tubuh membentuk antibodi dan menyerang sel darah merah yang mengandung zat antigen (dianggap sebagai benda asing, red).

Pada proses persalinan, darah ibu yang bergolongan darah O akan berkontak lebih banyak dengan golongan darah anak. Banyaknya darah janin yang memiliki antigen masuk sirkulasi darah ibu, membuat sistem imun ibu membentuk kekebalan (antibodi) terhadap antigen A ataupun antigen B. Kekebalan ini kemudian menyerang darah anak yang memiliki antigen tersebut sehingga sel darah merah pecah dan menjadi bilirubin (indirect). Ini dapat mengakibatkan bayi menjadi kuning.

Padahal dalam kondisi normal saja, bayi memiliki potensi peningkatan bilirubin yang lebih tinggi ketimbang orang dewasa karena sifat sel darah merah bayi lebih mudah pecah.

Namun biasanya, tubuh bayi akan berusaha menstabilkan kadar bilirubin dengan mekanisme konjugasi oleh hati. Yaitu, upaya mengubah menjadi bilirubin indirect menjadi bilirubin direct yang lebih larut air dan mudah dikeluarkan alias mengubah bilirubin menjadi cairan empedu serta dikeluarkan melalui pencernaan dan memberi warna pada feses.

Umumnya setelah lewat 10 hari, kuning pada bayi akan hilang seiring kualitas dinding sel darah merah yang semakin baik dan fungsi hati yang optimal mengkonjugasi bilirubin.

Tak Selalu Transfusi.

Sayangnya, peningkatan kadar bilirubin pada bayi kadangkala tidak bisa ditolerir oleh tubuh sendiri. Kadar bilirubin pun menumpuk dalam darah terlalu tinggi. Padahal ambang toleransi bilirubin dalam darah di bawah 15 mg/dl (250 umol/L) pada bayi cukup bulan dan 12 mg/dl (250 umol/L) pada bayi kurang bulan.

Selain kadar bilirubin yang diperhitungkan, percepatan kenaikan bilirubin pun patut dipertimbangkan.

Dokter anak memiliki patokan untuk menoleransi kenaikan bilirubin salah satunya dengan melihat manifestasi hyperbilirubinemia dengan hitungan Kramer. Skor Kramer dihitung dengan melihat ikterus (kuning) yang menyebar, mulai dari wajah ke leher (K1), wajah ke pusar (K2), wajah dan badan hingga pangkal paha (K3), wajah ke lutut serta lengan hingga siku (K4) dan seluruh badan hingga jari tangan serta kaki (K5). Jika telah memasuki level K2 di hari kedua, maka sudah termasuk tidak normal.

“Normalnya bayi usia 3 hari, kuning dapat terjadi dari wajah hingga pusar. Bila belum berusia 3 hari sudah menunjukkan kuning hingga pusar, maka patut diwaspadai”, ungkap dokter Lusy.

Dokter Lusy menambahkan, penilaian kuning pada bayi ini seringkali tersamar oleh warna kulit bayi baru lahir yang kemerahan. Inilah sebabnya penilaian kuning bayi baru lahir, sebaiknya dipercayakan pada petugas medis dan dokter anak yang lebih berpengalaman.

Padahal bila kuning sudah mencapai pusar, bisa diprediksi bilirubin berjumlah sekitar 12 mg/dl. Bila peningkatan bilirubin lebih dari 5 mg/dl dalam 24 jam, padahal kuning biasa berlangsung sampai sekitar hari kelima hingga ketujuh, maka bilirubin mencapai angka di kisaran 20 hingga 25 mg/dl. Di sinilah orang tua harus waspada.

Bila melewati jumlah 25 mg/dl bisa terjadi ensefalopati bilirubin akut. Yakni resiko masuknya bilirubin indirect (dalam darah) melewati blood brain barrier dan merusak sel-sel dalam otak.

Selain kerusakan sel otak, peningkatan bilirubin juga dapat diiringi dengan resiko penurunan hemoglobin (Hb) sebagai akibat banyaknya sel darah merah yang pecah.

Pada kasus Zivara (putri Nirina-Ernest, red) di mana bilirubin terlalu tinggi dan kenaikan level kuning yang terlalu cepat, dokter kemudian menyarankan dilakukan transfusi pertukaran darah untuk mengganti darah anak dengan darah donor (golongan O).

Keputusan ini sah saja diambil, mengingat masa depan anak dipertaruhkan bila kuning tidak segera dikendalikan. Tindakan ini sebenarnya jarang diambil oleh dokter anak. Menurut dokter Lusy, umumnya untuk kasus kuning pada bayi baru lahir, masih dapat diupayakan melalui terapi sinar (phototheraphy).

Tujuannya, membantu mengubah bilirubin indirect menjadi lumirubin yang lebih mudah diubah oleh tubuh bayi. Hanya sekitar 15% kasus hyperbilirubinemia yang dilakukan transfusi pertukaran darah.

Bisa Akibatkan Cerebral Palsy.

Mengapa hyperbilirubinemia harus ditangani tepat?

Dikatakan dokter Lusy, bila bilirubin indirect terlampau pekat dalam darah, ia mampu menembus blood brain barrier menuju sel otak, ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen otak. “Sayangnya, sel otak tidak bisa diperbarui layaknya sel tubuh lain.

Akibatnya, bisa menyebabkan cacat permanen pada anak,” tegasnya, Kecacatan yang paling banyak disebabkan hyperbilirubinemia adalah celebral palsy atau kekakuan pada anggota badan yang disebabkan kerusakan pada pusat pengendali motorik pada korteks di otak. Selain itu, hyperbilirubinemia juga bisa menyebabkan kerusakan pendengaran, bila kerusakan sel otak terjadi pada bagian yang mengendalikan kemampuan mendengar. Tentu saja, tuli akibat hyperbilirubinemia tidak terjadi spontan namun berupa degradasi kemampuan mendengar.

Demikianlah kutipan ini, mungkin para blogger ada yang ingin berkomentar, atau memberikan tambahan input yang bermanfaat untuk kita saling membagi pengalaman dan pengetahuan.

Diet Sehat Golongan Darah

Mendengar kata “DIET” mungkin anda berfikir tentang “tidak makan” atau “mengurangi makan“, sehingga yang terlintas di benak anda mungkin akan ada rasa “lapar” atau “tidak kenyang“.

Sama sekali bukan itu yang dimaksud dengan Diet Sehat Golongan Darah. Karena dengan Diet Sehat Golongan Darah, anda tetap harus makan, anda tetap harus kenyang, anda tetap harus terpenuhi gizi dan kalori yang dibutuhkan tubuh, perbedaannya hanya pada apa yang anda makan, apa yang boleh anda makan, dan apa yang tidak boleh anda makan.

Makan merupakan proses reaksi kimia antara darah dengan makanan yang kita makan ataupun suplemen makanan yang kita konsumsi.

Makanan mengandung protein yang disebut lektin.

Golongan Darah kita terprogram secara genetik untuk menerima atau menolak lektin makanan-makanan tertentu.

Lektin yang bertentangan dengan golongan darah akan terkumpul dalam organ (seperti dalam hati, ginjal, otak, lambung, usus dan lain-lain) atau system tubuh mulai menggumpalkan sel-sel di daerah tersebut. Proses penggumpalan itu disebut aglutinasi (agglutination) dan akan mengganggu pencernaan, metabolisme dan system daya tahan tubuh. Akibatnya akan timbul penyakit kronis seperti : artritis / radang sendi (arthritis), kolitis / radang usus besar (colitis), kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, stress, kelebihan / penurunanan berat badan, depresi, diabetes melitus dan kecanduan makanan (food carvings).

Karena itulah diperlukan diet yang sehat, dan bukan sembarang diet, tetapi Diet Sehat Golongan Darah. Yang merupakan diet tanpa rasa lapar dengan memanfaatkan pengetahuan tentang golongan darah kita.

Dan tujuan Diet Sehat Golongan Darah bukanlah hanya untuk jangka pendek, bukan seperti kalau orang makan obat perangsang atau obat kimia yang hanya untuk keperluan sesaat, tetapi ini adalah suatu proses yang bertujuan untuk kesehatan jangka panjang, bahkan untuk menghindarkan kita dari resiko penyakit kronis, bahkan saat di usia tua kita nantinya.

Mungkin saja anda banyak mendapatkan informasi mengenai berbagai macam cara diet dari sumber lain, bahkan banyak obat-obatan, ramuan dan sebagainya yang diperkenalkan oleh pihak lain, tetapi apakah mereka bisa menjelaskan cara kerja obat-obatan atau ramuan tersebut ? Apakah mereka bisa secara terbuka memberitahukan secara transparan dan terbuka apa saja komposisi dari obat-obatan tersebut ? Sehingga efek samping dari obat-obatan atau ramuan tersebut mungkin malah akan membahayakan untuk jangka panjangnya. Tetapi yang mau kita bicarakan di sini adalah yang bersifat ilmiah, dapat dijelaskan secara detail sebab musababnya, sangat jelas komposisi dan bahan dasar dari suplemen makanan ataupun makanan yang akan kita konsumsi, dan tidak ada yang perlu dirahasiakan, tidak ada yang ditutup-tutupi, tidak ada yang tidak transparan. Mengapa itu perlu ? Karena konsumsi makanan dan suplemen makanan berbeda dengan memakai baju atau pakaian. Makanan dan suplemen makanan akan bereaksi secara kimia dengan darah kita, dan karenanya kita mesti yakin bahwa itu pasti sehat, itu pasti higienis, itu pasti bermanfaat, dan bukan menjadi racun bagi diri dan tubuh kita.

Kalau anda sudah membaca tulisan kami sebelumnya, maka anda akan tahu bahwa makanan bagi anda mungkin bisa jadi racun bagi orang lain, karena perbedaan golongan darah nya. Anda bisa membacanya di sini :

Baca mengenai Golongan Darah A   di : http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-a

Baca mengenai Golongan Darah B   di : http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-b

Baca mengenai Golongan Darah AB di : http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-ab

Baca mengenai Golongan Darah O   di : http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-o

Semua yang kita bicarakan sebelumnya adalah mengenai hal yang akan kita lakukan ke depannya, tetapi pada kenyataannya banyak orang yang sudah terlanjur salah makan selama ini, maksudnya selama ini mereka telah makan makanan yang tidak sesuai dengan golongan darah mereka, sehingga telah terjadi penumpukan lektin pada system organ tubuh, dan penggumpalan sel-sel (agglutination).

Banyak orang yang telah menjadi sakit, tidak sehat, atau kurang sehat. Juga mempunyai berat badan yang tidak ideal, entah terlalu kurus, atau bahkan terlalu gemuk (obesitas). Atau bahkan ada yang bentuknya sudah tidak proporsional, misalnya perutnya buncit seperti hamil, dan ini bahkan banyak terjadi pada lelaki juga (pasti bukan karena lelaki tersebut mengandung / hamil ).

Berikut ini beberapa contoh kasus saja, yang bisa saja ada di antara anda mengalaminya :

Orang yang bergolongan darah A, lalu terlalu banyak makan daging merah, yang merupakan makanan pantangan golongan darah A, sedangkan asam lambungnya rendah sehingga tidak dapat mencerna daging merah ini secara sempurna, maka sisa makanan bisa menumpuk dan membentuk kerak pada usus besar, colon nya menjadi kotor dan ber toxin, dan system metabolisme menjadi tidak sehat, akibatnya lama kelamaan perutnya akan membesar dan menjadi buncit.  Juga mudah terkena penyakit darah tinggi.

Orang yang bergolongan darah B, lalu terlalu banyak makan daging ayam dan kacang-kacangan, yang merupakan makanan pantangan golongan darah B, sehingga lektin menumpuk pada system syaraf dan menyebabkan masalah system syaraf, antara lain sakit kepala, pusing, dan sering lupa-lupa.

Orang yang bergolongan darah O, yang seharusnya banyak makan daging merah karena asam lambungnya tinggi, tetapi justru tidak suka makan daging, sehingga asam lambungnya tidak dimanfaatkan secara maksimal, dan bahkan menyebabkan masalah lambung seperti masalah pencernaan dan penyakit yang berhubungan dengan maag.

Atau orang bergolongan darah O ini, terlalu banyak makan makanan yang mengandung tepung terigu (gandum), dan makanan yang tidak sesuai dengan golongan darah O lainnya, sehingga terjadi peningkatan berat badan, menjadi kelebihan berat badan. Atau bahkan mudah terserang keradangan sendi (arthritis).

Dan karena tubuh dan organ tubuh sudah tidak sehat atau tidak sesuai yang seharusnya, maka selain diperlukan Diet Sehat Golongan Darah untuk mencegah bertambah menurunnya daya tahan tubuh ataupun untuk meningkatkan kesehatan, maka juga perlu mengkonsumsi suplemen, dan suplemen yang dimaksud adalah suplemen mengikut golongan darah.

Kalau darah telah terkontaminasi secara berat, maka perlu suplemen LEGREEN untuk menormalkan kembali sel-sel darahnya. Dan terdapat Legreen A (untuk golongan darah A), Legreen B (untuk golongan darah B), Legreen O (untuk golongan darah O). Sedangkan untuk golongan darah AB mengkonsumsi campuran Legreen A + Legreen B, karena golongan darah AB mengandung unsur A dan B.

Secara umum, suplemen-suplemen mengikut golongan darah yang diperlukan adalah : Supergreen yang merupakan klorofil (chlorophyll) sesuai golongan darah, dan Prodetox yang merupakan colon cleanser. Baik Supergreen dan Prodetox bekerja secara sinergy melakukan cleansing terhadap system organ tubuh kita sehingga menjadi lebih sehat.

Untuk cleansing disertai pembakaran lemak, maka dibutuhkan juga suplemen Manyoo Oil yang merupakan pemecah lemak, dan juga Co Enzyme Q10 (CoQ10) sebagai pembakar lemak. Sebenarnya tubuh kita menghasilkan CoQ10 juga, tetapi karena kondisi tubuh dan usia kita yang bertambah, maka produksi CoQ10 dalam tubuh bisa saja tidak mencukupi lagi, sehingga pembakaran lemak tidak berjalan sebagaimana mestinya, karenanya dibutuhkan suplemen CoQ10 dari luar.

Sedangkan untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan penurunan kadar lemak secara significan, maka bisa mengkonsumsi paket PSP (Professional Slimming Program). Dalam paket PSP ini, selain mengkonsumsi Supergreen, Prodetox, Manyoo Oil, dan CoQ10, juga ada suplemen khusus untuk diet sehat berupa Protrim, Fibertrim, dan Aloe Vera Powder.

Panduan cara konsumsi paket PSP ada di dalam buku Viamore dan anda bisa melihat penjelasan mengenai paket PSP (Profesional Slimming Program).

Karena pembahasan kita mengenai Diet Sehat Golongan darah, maka suplemen yang disebut di atas juga pasti yang sudah sesuai dengan golongan darah.

Dengan Diet Sehat Golongan Darah, maka kita akan semakin sehat, dan kita pun bisa mengendalikan berat badan kita.

Kalau ada niat pasti ada jalan, dan pasti ada hasil.  Seorang dokter pun yang banyak belajar mengenai dunia kesehatan dan obat-obatan belum tentu bisa mengendalikan berat badannya sendiri kalau belum tahu cara dan rahasianya. Demikian juga seorang olahragawan pun belum tentu selalu sehat ataupun mempunyai berat yang ideal. Dengan mengerti Diet Sehat Golongan Darah, maka anda akan mengerti juga cara mengendalikan berat badan anda, sekalian menjadi lebih sehat.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan pemahaman yang lebih baik dan lebih lengkap mengenai Golongan Darah dan hubungannya dengan Diet Sehat Golongan Darah dengan lebih jelas.

Untuk info, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.

Golongan Darah O

Persentase orang ber – Golongan Darah O adalah 46 % dari seluruh populasi dunia. Ini merupakan bagian terbesar dibandingkan dengan golongan darah lainnya, sehingga merupakan mayoritas.

Orang ber – Golongan Darah O banyak yang suka makan makanan dari gandum (tepung terigu) seperti roti, mie, kue-kue, pizza, juga suka makan jagung, biji-bijian, kol, kembang kol. Ini adalah makanan yang sebenarnya tidak cocok dengan Darah O karena ini merupakan makanan pantangan, yang bisa mengganggu metabolisme dan justru menyebabkan peningkatan berat badan. Golongan Darah O adalah “The Hunters” Pemburu….. maka amat cocok dengan makanan daging.

Banyak orang yang merasa kaget dan heran mengapa orang ber – Golongan Darah O justru disarankan untuk makan daging. Selama ini banyak yang berfikir bahwa daging merah itu tidak sehat untuk kesehatan, maka akhirnya mereka berusaha menjadi vegetarian, tetapi ternyata kesehatan mereka ternyata juga tidak bertambah sehat. Mengapa ?

Ini adalah satu contoh supaya bisa dipakai untuk menilai apakah daging itu tidak sehat ? Apakah anda pernah ke negara Arab ? Apa yang orang Arab makan setiap hari ? Daging ! Daging Sapi, Daging Kambing, Daging Domba, Daging Kelinci, Daging Unta. Mereka jarang sekali makan sayur-sayuran atau buah-buahan karena keadaan di padang pasir yang tidak memungkinkan. Buah-buahan yang sering mereka makan adalah buah kurma saja. Kalau makan daging itu tidak sehat, maka orang yang paling pertama sekali akan mengalami masalah kesehatan adalah orang Arab. Tetapi mengikut kajian, orang Arab masih tetap sehat dan ini menyebabkan salah seorang ahli ilmuan bernama Dr. Michael Williams melakukan kajian lebih mendalam mengenai situasi ini. Dan hasil kajian yang dilakukan Dr. Michael Williams dan tim ahli ilmuannya ternyata sebagian besar (kurang lebih 95 %) populasi Arab adalah dari golongan darah O. Orang ber – Golongan Darah O tetap sehat walaupun terus-menerus makan daging karena mempunyai asam lambung yang tinggi, cocok dengan makanan daging dan makanan yang mengandung khasiat protein yang tinggi.

Orang ber – Golongan Darah O juga amat cocok dengan seaweed, rumput laut yang mempunyai kandungan yodium yang tinggi untuk mencegah penyakit atau masalah di bagian tiroid. Disarankan juga makanan laut, garam yang mempunyai kandungan yodium yang tinggi (garam yang belum diproses). Indoles dari bayam dan brokoli, juga amat cocok untuk orang ber Golongan Darah O.

Golongan Darah O merupakan Carnivore (Pemburu).

Berikut ini adalah rangkuman makanan yang sesuai dan yang tidak sesuai dengan orang ber – Golongan Darah O :

Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah O :

– Tepung terigu, seperti : roti, kue, mie, biskuit, pizza.

– Babi, burung puyuh.

– Susu dan produk susu.

– Kopi.

– Pir asia, jeruk, melon, kelapa / santan, kiwi, strawberry.

– Alfalfa, kol kembang, alpukat, zaitun hitam, jagung, mentimun, kentang (semua jenis), asinan, kubis, bak choy.

– Telur puyuh.

Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah O :

– Rumput laut (kelp).

– Seafood.

– Sapi, domba, rusa, kambing, kelinci.

– Jambu biji, nanas, ceri, apel, aprikot, kurma, pepaya, mulberry.

– Brokoli, kelp, wortel, labu, colland hijau, lada, okra, lobak putih, parsley, sledri, talas (yam), bawang putih, jahe, singkong, ubi jalar.

Resiko Medis orang ber – Golongan Darah O :

Resiko medis yang umumnya bisa dialami oleh orang ber Golongan Darah O karena makan tidak sesuai dengan golongan darahnya (pola makan tidak sesuai dengan Golongan Darah O) adalah sebagai berikut :

– Masalah lambung, seperti : penernaan, maag, penyakit ucler.

– Masalah keradangan, seperti artritis / radang sendi.

– Masalah darah, seperti : stroke, penyakit jatung.

– Masalah tiroid, kadar metabolisme yang rendah, peningkatan berat badan.

– Alergi.

Suplemen khusus untuk orang ber – Golongan Darah O adalah LEGREEN  O, yang formulasi nya adalah sebagai berikut :

Dasar : Chlorella, Barley Hijau (Barley Green), Bubuk Blueberry, Fucus Vesiculosis, Ginseng (eleutheroccus sp).

Mineral : Kalsium (dari rumput laut, diambil dari Lithothamnium Corraliodes dan Lithothamnium Calcareum), Magnesium (asam amino chelate), Seng (asam amino chelate), Selenium (asam amino komplex), Mobibdenum (asam amino chelate), kalim (asam amino chelate), Vanadium (sitrat), Yodium (Potassium iodide), Kromium (asam amino chelate), Tembaga (amino acid chelate), Mangan (picolinate).

Vitamin : Vitamin A (Betakaroten), Vitamin B6, Vitamin B12, Vitamin C (acerola berry dan asam askorbat), Vitamin D (Kalsiferol), Tiamin, Riboflavin, Niasin, Asam Folat (Kalsium Foliante), Biotin, Asam Pantotenat (Pantothenic Acid).

Lain-lain : CoQ10, L-Tirosin, L-Karnitin, Ekstrak kunyit, Kolin, Inositol.

Prebiotik & Probiotik : Streptococcus, Thermophilus Lactobacillus Rhamnosus, Arabinogalactan (dari Larix Occidentali & Resin), Buah pisang, SaccharomycesBoulardii.

Enzime Pengantar (Opti-Blend Delivery) dan Enzime Pencernaan (Digestive Blend) : Amilase, Protease I, Protease II, Peptidase, Lipase, Investase, Sellulase, Laktase, Maltase, Hemi Sep.

Expients : Campuran Protein (bubuk protein beras dan putih telur), Serat Apel, Pektin, Asam Alfa Lipoat (Alpha Lipoic Acid), Bromelain.

Sumber tulisan : PT. Viamore Internasional.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.