Custom Search

Diet Sehat Golongan Darah

Mendengar kata “DIET” mungkin anda berfikir tentang “tidak makan” atau “mengurangi makan“, sehingga yang terlintas di benak anda mungkin akan ada rasa “lapar” atau “tidak kenyang“.

Sama sekali bukan itu yang dimaksud dengan Diet Sehat Golongan Darah. Karena dengan Diet Sehat Golongan Darah, anda tetap harus makan, anda tetap harus kenyang, anda tetap harus terpenuhi gizi dan kalori yang dibutuhkan tubuh, perbedaannya hanya pada apa yang anda makan, apa yang boleh anda makan, dan apa yang tidak boleh anda makan.

Makan merupakan proses reaksi kimia antara darah dengan makanan yang kita makan ataupun suplemen makanan yang kita konsumsi.

Makanan mengandung protein yang disebut lektin.

Golongan Darah kita terprogram secara genetik untuk menerima atau menolak lektin makanan-makanan tertentu.

Lektin yang bertentangan dengan golongan darah akan terkumpul dalam organ (seperti dalam hati, ginjal, otak, lambung, usus dan lain-lain) atau system tubuh mulai menggumpalkan sel-sel di daerah tersebut. Proses penggumpalan itu disebut aglutinasi (agglutination) dan akan mengganggu pencernaan, metabolisme dan system daya tahan tubuh. Akibatnya akan timbul penyakit kronis seperti : artritis / radang sendi (arthritis), kolitis / radang usus besar (colitis), kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, stress, kelebihan / penurunanan berat badan, depresi, diabetes melitus dan kecanduan makanan (food carvings).

Karena itulah diperlukan diet yang sehat, dan bukan sembarang diet, tetapi Diet Sehat Golongan Darah. Yang merupakan diet tanpa rasa lapar dengan memanfaatkan pengetahuan tentang golongan darah kita.

Dan tujuan Diet Sehat Golongan Darah bukanlah hanya untuk jangka pendek, bukan seperti kalau orang makan obat perangsang atau obat kimia yang hanya untuk keperluan sesaat, tetapi ini adalah suatu proses yang bertujuan untuk kesehatan jangka panjang, bahkan untuk menghindarkan kita dari resiko penyakit kronis, bahkan saat di usia tua kita nantinya.

Mungkin saja anda banyak mendapatkan informasi mengenai berbagai macam cara diet dari sumber lain, bahkan banyak obat-obatan, ramuan dan sebagainya yang diperkenalkan oleh pihak lain, tetapi apakah mereka bisa menjelaskan cara kerja obat-obatan atau ramuan tersebut ? Apakah mereka bisa secara terbuka memberitahukan secara transparan dan terbuka apa saja komposisi dari obat-obatan tersebut ? Sehingga efek samping dari obat-obatan atau ramuan tersebut mungkin malah akan membahayakan untuk jangka panjangnya. Tetapi yang mau kita bicarakan di sini adalah yang bersifat ilmiah, dapat dijelaskan secara detail sebab musababnya, sangat jelas komposisi dan bahan dasar dari suplemen makanan ataupun makanan yang akan kita konsumsi, dan tidak ada yang perlu dirahasiakan, tidak ada yang ditutup-tutupi, tidak ada yang tidak transparan. Mengapa itu perlu ? Karena konsumsi makanan dan suplemen makanan berbeda dengan memakai baju atau pakaian. Makanan dan suplemen makanan akan bereaksi secara kimia dengan darah kita, dan karenanya kita mesti yakin bahwa itu pasti sehat, itu pasti higienis, itu pasti bermanfaat, dan bukan menjadi racun bagi diri dan tubuh kita.

Kalau anda sudah membaca tulisan kami sebelumnya, maka anda akan tahu bahwa makanan bagi anda mungkin bisa jadi racun bagi orang lain, karena perbedaan golongan darah nya. Anda bisa membacanya di sini :

Baca mengenai Golongan Darah A   di : http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-a

Baca mengenai Golongan Darah B   di : http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-b

Baca mengenai Golongan Darah AB di : http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-ab

Baca mengenai Golongan Darah O   di : http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-o

Semua yang kita bicarakan sebelumnya adalah mengenai hal yang akan kita lakukan ke depannya, tetapi pada kenyataannya banyak orang yang sudah terlanjur salah makan selama ini, maksudnya selama ini mereka telah makan makanan yang tidak sesuai dengan golongan darah mereka, sehingga telah terjadi penumpukan lektin pada system organ tubuh, dan penggumpalan sel-sel (agglutination).

Banyak orang yang telah menjadi sakit, tidak sehat, atau kurang sehat. Juga mempunyai berat badan yang tidak ideal, entah terlalu kurus, atau bahkan terlalu gemuk (obesitas). Atau bahkan ada yang bentuknya sudah tidak proporsional, misalnya perutnya buncit seperti hamil, dan ini bahkan banyak terjadi pada lelaki juga (pasti bukan karena lelaki tersebut mengandung / hamil ).

Berikut ini beberapa contoh kasus saja, yang bisa saja ada di antara anda mengalaminya :

Orang yang bergolongan darah A, lalu terlalu banyak makan daging merah, yang merupakan makanan pantangan golongan darah A, sedangkan asam lambungnya rendah sehingga tidak dapat mencerna daging merah ini secara sempurna, maka sisa makanan bisa menumpuk dan membentuk kerak pada usus besar, colon nya menjadi kotor dan ber toxin, dan system metabolisme menjadi tidak sehat, akibatnya lama kelamaan perutnya akan membesar dan menjadi buncit.  Juga mudah terkena penyakit darah tinggi.

Orang yang bergolongan darah B, lalu terlalu banyak makan daging ayam dan kacang-kacangan, yang merupakan makanan pantangan golongan darah B, sehingga lektin menumpuk pada system syaraf dan menyebabkan masalah system syaraf, antara lain sakit kepala, pusing, dan sering lupa-lupa.

Orang yang bergolongan darah O, yang seharusnya banyak makan daging merah karena asam lambungnya tinggi, tetapi justru tidak suka makan daging, sehingga asam lambungnya tidak dimanfaatkan secara maksimal, dan bahkan menyebabkan masalah lambung seperti masalah pencernaan dan penyakit yang berhubungan dengan maag.

Atau orang bergolongan darah O ini, terlalu banyak makan makanan yang mengandung tepung terigu (gandum), dan makanan yang tidak sesuai dengan golongan darah O lainnya, sehingga terjadi peningkatan berat badan, menjadi kelebihan berat badan. Atau bahkan mudah terserang keradangan sendi (arthritis).

Dan karena tubuh dan organ tubuh sudah tidak sehat atau tidak sesuai yang seharusnya, maka selain diperlukan Diet Sehat Golongan Darah untuk mencegah bertambah menurunnya daya tahan tubuh ataupun untuk meningkatkan kesehatan, maka juga perlu mengkonsumsi suplemen, dan suplemen yang dimaksud adalah suplemen mengikut golongan darah.

Kalau darah telah terkontaminasi secara berat, maka perlu suplemen LEGREEN untuk menormalkan kembali sel-sel darahnya. Dan terdapat Legreen A (untuk golongan darah A), Legreen B (untuk golongan darah B), Legreen O (untuk golongan darah O). Sedangkan untuk golongan darah AB mengkonsumsi campuran Legreen A + Legreen B, karena golongan darah AB mengandung unsur A dan B.

Secara umum, suplemen-suplemen mengikut golongan darah yang diperlukan adalah : Supergreen yang merupakan klorofil (chlorophyll) sesuai golongan darah, dan Prodetox yang merupakan colon cleanser. Baik Supergreen dan Prodetox bekerja secara sinergy melakukan cleansing terhadap system organ tubuh kita sehingga menjadi lebih sehat. Bisa lihat di website sebagai berikut : http://www.Supergreen-Viamore.co.cc dan http://www.Prodetox.co.cc

Untuk cleansing disertai pembakaran lemak, maka dibutuhkan juga suplemen Manyoo Oil yang merupakan pemecah lemak, dan juga Co Enzyme Q10 (CoQ10) sebagai pembakar lemak. Sebenarnya tubuh kita menghasilkan CoQ10 juga, tetapi karena kondisi tubuh dan usia kita yang bertambah, maka produksi CoQ10 dalam tubuh bisa saja tidak mencukupi lagi, sehingga pembakaran lemak tidak berjalan sebagaimana mestinya, karenanya dibutuhkan suplemen CoQ10 dari luar. Bisa juga dilihat penjelasan pada website sebagai berikut : http://www.Q10Manyoo.co.cc dan http://www.CoEnzymeQ10.co.cc

Sedangkan untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan penurunan kadar lemak secara significan, maka bisa mengkonsumsi paket PSP (Professional Slimming Program). Dalam paket PSP ini, selain mengkonsumsi Supergreen, Prodetox, Manyoo Oil, dan CoQ10, juga ada suplemen khusus untuk diet sehat berupa Protrim, Fibertrim, dan Aloe Vera Powder.  Bisa lihat di website : http://www.Protrim.co.cc dan http://www.Fibertrim.co.cc serta http://www.AloeVeraPowder.co.cc

Panduan cara konsumsi paket PSP ada di dalam buku Viamore dan anda bisa melihat penjelasan mengenai paket PSP (Profesional Slimming Program) di : http://www.PSP-Viamore.co.cc

Karena pembahasan kita mengenai Diet Sehat Golongan Darah, maka semua suplemen yang disebut di atas juga pasti yang sudah sesuai dengan golongan darah.

Anda juga bisa melihat website http://www.Viamore.Info dan http://www.GolonganDarah.co.cc untuk informasi lebih lanjut.

Dengan Diet Sehat Golongan Darah, maka kita akan semakin sehat, dan kita pun bisa mengendalikan berat badan kita.

Kalau ada niat pasti ada jalan, dan pasti ada hasil.  Seorang dokter pun yang banyak belajar mengenai dunia kesehatan dan obat–obatan belum tentu bisa mengendalikan berat badannya sendiri kalau belum tahu cara dan rahasianya. Demikian juga seorang olahragawan pun belum tentu selalu sehat ataupun mempunyai berat yang ideal. Dengan mengerti Diet Sehat Golongan Darah, maka anda akan mengerti juga cara mengendalikan berat badan anda, sekalian menjadi lebih sehat.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan pemahaman yang lebih baik dan lebih lengkap mengenai Golongan Darah dan hubungannya dengan Diet Sehat Golongan Darah dengan lebih jelas.

Pola Makan Golongan Darah

Dunia ini terdiri dari berbagai suku bangsa, tetapi hanya terdapat 4 Golongan Darah yang berbeda, yaitu  Golongan darah A, B, AB, dan O. Dengan persentase nya sbb : Golongan darah A : 40 %, Golongan darah B : 10 %, Golongan Darah AB : 4 %, Golongan Darah O : 46 %.

Golongan darah mempengaruhi :

  • System pencernaan
  • Kemampuan badan merespons terhadap stress
  • Keadaan mental
  • Efisiensi metabolisme
  • Kekuatan system daya tahan tubuh
  • Kemampuan aktivitas

Tiap tetes darah kita mengandung susunan biokimia yang sama uniknya dengan sidik jari kita.

Karena perbedaan dampak makanan pada masing-masing golongan darah, maka : Makanan bagi anda mungkin bisa jadi racun bagi orang lain ( One Man’s Food, Another Man’s Poison).

Berikut rangkuman pola makanan yang tidak sesuai dan yang tidak sesuai dengan masing-masing golongan darah :

1. Golongan Darah AB ( 4 % populasi dunia ) :

Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah AB :

- Ayam, sapi, bebek, burung dara, rusa, babi, angsa, burung puyuh.

- Buncis, chikpea, kacang hitam, buncis lima.

- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.

- Kopi.

- Pisang, kelapa / santan, jambu biji, mangga, delima, jeruk, belimbing, alpukat.

- Jagung, jamur, lobak (radish), tauge, asinan, lobak putih.

- Telor bebek.

Makanan yang  SESUAI dengan Golongan Darah AB :

- Kalkun, domba, kelinci, kambing.

- Kacang kedelai, tahu, tempe.

- Seafood (kecuali yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).

- Bijian, seperti : kacang tanah, kenari, kacang merah.

- Rumput laut (kelp).

- Anggur, kiwi, jeruk bali, nanas, semangka, cranberry, mulbery, pepaya.

- Alfafa, wortel, brokoli, bit, sledri, terong, kentang manis, kol kembang, mentimun, jahe, bawang putih, ubi jalar, talas (yam).

- Telur putih (telur ayam).

Pola makan Golongan Darah AB ini merupakan Diet Campuran, dan memiliki keuntungan dan intoleransi dari Golongan Darah A dan Golongan Darah B.

2. Golongan Darah B ( 10 % polpulasi dunia ) :

Makanan yang  TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah B :

- Ayam, babi, bebek, burung dara, angsa, burung puyuh.

- Seafood (yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).

- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.

- Kacang-kacangan & biji-bijian, seperti : tauge, kacang kedelai, kacang tanah, biji wijen, chickpea).

- Kesemak, delima, belimbing, kelapa (santan), mangga.

- Tomat, alpukat, jagung, lobak, labu.

- Telor bebek, telor burung puyuh.

Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah B :

- Telor ayam.

- Kambing, rusa, domba, kelinci.

- Licorice (sejenis kayu manis).

- Pisang, anggur, nanas, kiwi, semangka, mulberry, pepaya, apel.

- Bit, brokoli, terong, jahe, wortel, sayuran hijau bayam, sawi, kol kembang, kubis, bawang putih, paprika, ubi jalar, talas (yam), ginseng.

Pola makanan Golongan Darah B merupakan Omnivore Seimbang, diet bervariasi dan satu-satunya golongan yang cocok dengan hasil perternakan.

3. Golongan Darah A (  40 % populasi dunia ) :

Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah A :

- Sapi, kambing, bebek, babi, domba, rusa, kelinci, angsa, burung puyuh.

- Susu sapi dan produk susu sapi.

- Kacang mente, kacang merah, buncis lima.

- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.

- Pisang, kelapa /santan, melon, mangga, jeruk, pepaya.

- Kentang, tomat, asinan, acar, terong, kubis, lada, cabe, talas (yam).

Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah A :

- Seafood (kecuali yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).

- Makanan yang terbuat dari kedelai, seperti : tahu, tempe.

- Kopi.

- Apricot, nanas, jeruk bali, limau, lemon, apel, anggur, strawberi, jambu biji, semangka, mulberry.

- Alfafa, brokoli, lobak putih, jahe, labu, wortel, bawang putih, seledri, bawang merah.

Pola makanan Golongan Darah A merupakan Vegetarian (tinggi karbohidrat, rendah lemak, tinggi protein nabati).

4. Golongan Darah O ( 46 % populasi dunia ) :

Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah O :

- Tepung terigu, seperti : roti, kue, mie, biskuit, pizza.

- Babi, burung puyuh.

- Susu dan produk susu.

- Kopi.

- Pir asia, jeruk, melon, kelapa / santan, kiwi, strawberry.

- Alfalfa, kol kembang, alpukat, zaitun hitam, jagung, mentimun, kentang (semua jenis), asinan, kubis, bak choy.

- Telur puyuh.

Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah O :

- Rumput laut (kelp).

- Seafood.

- Sapi, domba, rusa, kambing, kelinci.

- Jambu biji, nanas, ceri, apel, aprikot, kurma, pepaya, mulberry.

- Brokoli, kelp, wortel, labu, colland hijau, lada, okra, lobak putih, parsley, sledri, talas (yam), bawang putih, jahe, singkong, ubi jalar.

Pola makan Golongan Darah O merupakan Carnivore (Pemburu). Makan daging (protein tinggi, rendah karbohidrat dan lemak), dan menghindari makanan gandum, terigu dan sebagian besar biji-bijian.

Dengan mengetahui Pola Makanan Golongan Darah, maka kita bisa memilih apakah kita akan mengikuti pola makan ini atau tidak dan semua itu kembali kepada keputusan kita. Tidak ada ketentuan dan peraturan mengenai apa yang boleh kita makan dan tidak sehubungan dengan golongan darah ini, tetapi kalau kita mengikuti pola makanan golongan darah ini maka kita akan mendapatkan kenyataan bahwa kita akan menjadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit-penyakit kronik.

Memang dalam kenyataannya agak sulit kadang-kadang untuk menjalankan pola makan golongan darah secara sempurna, karena dalam hidup, kita tentu kadang-kadang ingin merasakan makanan yang enak, atau makan pada pesta-pesta dan resepsi, atau kadang-kadang makanan yang tersedia pada saat-saat tertentu tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Bukannya berarti lalu kita tak usah makan atau tidak makan dalam kondisi tersebut, tetapi kalau kita bisa menjalankan pola makan golongan darah semaksimal mungkin maka akan lebih baiklah hasil kesehatan kita.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat bagi yang membutuhkannya.

Sumber: PT. Viamore International.

Anda juga bisa melihat website berikut ini : http://www.GolonganDarah.co.cc dan http://www.Viamore.Info

Golongan Darah O

Persentase orang ber - Golongan Darah O adalah 46 % dari seluruh populasi dunia. Ini merupakan bagian terbesar dibandingkan dengan golongan darah lainnya, sehingga merupakan mayoritas.

Orang ber - Golongan Darah O banyak yang suka makan makanan dari gandum (tepung terigu) seperti roti, mie, kue-kue, pizza, juga suka makan jagung, biji-bijian, kol, kembang kol. Ini adalah makanan yang sebenarnya tidak cocok dengan Darah O karena ini merupakan makanan pantangan, yang bisa mengganggu metabolisme dan justru menyebabkan peningkatan berat badan. Golongan Darah O adalah “The HuntersPemburu….. maka amat cocok dengan makanan daging.

Banyak orang yang merasa kaget dan heran mengapa orang ber - Golongan Darah O justru disarankan untuk makan daging. Selama ini banyak yang berfikir bahwa daging merah itu tidak sehat untuk kesehatan, maka akhirnya mereka berusaha menjadi vegetarian, tetapi ternyata kesehatan mereka ternyata juga tidak bertambah sehat. Mengapa ?

Ini adalah satu contoh supaya bisa dipakai untuk menilai apakah daging itu tidak sehat ? Apakah anda pernah ke negara Arab ? Apa yang orang Arab makan setiap hari ? Daging ! Daging Sapi, Daging Kambing, Daging Domba, Daging Kelinci, Daging Unta. Mereka jarang sekali makan sayur-sayuran atau buah-buahan karena keadaan di padang pasir yang tidak memungkinkan. Buah-buahan yang sering mereka makan adalah buah kurma saja. Kalau makan daging itu tidak sehat, maka orang yang paling pertama sekali akan mengalami masalah kesehatan adalah orang Arab. Tetapi mengikut kajian, orang Arab masih tetap sehat dan ini menyebabkan salah seorang ahli ilmuan bernama Dr. Michael Williams melakukan kajian lebih mendalam mengenai situasi ini. Dan hasil kajian yang dilakukan Dr. Michael Williams dan tim ahli ilmuannya ternyata sebagian besar (kurang lebih 95 %) populasi Arab adalah dari golongan darah O. Orang ber - Golongan Darah O tetap sehat walaupun terus-menerus makan daging karena mempunyai asam lambung yang tinggi, cocok dengan makanan daging dan makanan yang mengandung khasiat protein yang tinggi.

Orang ber - Golongan Darah O juga amat cocok dengan seaweed, rumput laut yang mempunyai kandungan yodium yang tinggi untuk mencegah penyakit atau masalah di bagian tiroid. Disarankan juga makanan laut, garam yang mempunyai kandungan yodium yang tinggi (garam yang belum diproses). Indoles dari bayam dan brokoli, juga amat cocok untuk orang ber Golongan Darah O.

Golongan Darah O merupakan Carnivore (Pemburu).

Berikut ini adalah rangkuman makanan yang sesuai dan yang tidak sesuai dengan orang ber - Golongan Darah O :

Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah O :

- Tepung terigu, seperti : roti, kue, mie, biskuit, pizza.

- Babi, burung puyuh.

- Susu dan produk susu.

- Kopi.

- Pir asia, jeruk, melon, kelapa / santan, kiwi, strawberry.

- Alfalfa, kol kembang, alpukat, zaitun hitam, jagung, mentimun, kentang (semua jenis), asinan, kubis, bak choy.

- Telur puyuh.

Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah O :

- Rumput laut (kelp).

- Seafood.

- Sapi, domba, rusa, kambing, kelinci.

- Jambu biji, nanas, ceri, apel, aprikot, kurma, pepaya, mulberry.

- Brokoli, kelp, wortel, labu, colland hijau, lada, okra, lobak putih, parsley, sledri, talas (yam), bawang putih, jahe, singkong, ubi jalar.

Resiko Medis orang ber - Golongan Darah O :

Resiko medis yang umumnya bisa dialami oleh orang ber Golongan Darah O karena makan tidak sesuai dengan golongan darahnya (pola makan tidak sesuai dengan Golongan Darah O) adalah sebagai berikut :

- Masalah lambung, seperti : penernaan, maag, penyakit ucler.

- Masalah keradangan, seperti artritis / radang sendi.

- Masalah darah, seperti : stroke, penyakit jatung.

- Masalah tiroid, kadar metabolisme yang rendah, peningkatan berat badan.

- Alergi.

Suplemen khusus untuk orang ber - Golongan Darah O adalah LEGREEN  O, yang formulasi nya adalah sebagai berikut :

Dasar : Chlorella, Barley Hijau (Barley Green), Bubuk Blueberry, Fucus Vesiculosis, Ginseng (eleutheroccus sp).

Mineral : Kalsium (dari rumput laut, diambil dari Lithothamnium Corraliodes dan Lithothamnium Calcareum), Magnesium (asam amino chelate), Seng (asam amino chelate), Selenium (asam amino komplex), Mobibdenum (asam amino chelate), kalim (asam amino chelate), Vanadium (sitrat), Yodium (Potassium iodide), Kromium (asam amino chelate), Tembaga (amino acid chelate), Mangan (picolinate).

Vitamin : Vitamin A (Betakaroten), Vitamin B6, Vitamin B12, Vitamin C (acerola berry dan asam askorbat), Vitamin D (Kalsiferol), Tiamin, Riboflavin, Niasin, Asam Folat (Kalsium Foliante), Biotin, Asam Pantotenat (Pantothenic Acid).

Lain-lain : CoQ10, L-Tirosin, L-Karnitin, Ekstrak kunyit, Kolin, Inositol.

Prebiotik & Probiotik : Streptococcus, Thermophilus Lactobacillus Rhamnosus, Arabinogalactan (dari Larix Occidentali & Resin), Buah pisang, SaccharomycesBoulardii.

Enzime Pengantar (Opti-Blend Delivery) dan Enzime Pencernaan (Digestive Blend) : Amilase, Protease I, Protease II, Peptidase, Lipase, Investase, Sellulase, Laktase, Maltase, Hemi Sep.

Expients : Campuran Protein (bubuk protein beras dan putih telur), Serat Apel, Pektin, Asam Alfa Lipoat (Alpha Lipoic Acid), Bromelain.

Sumber tulisan : PT. Viamore Internasional.

Bisa juga lihat website : http://www.DietGolonganDarah.net dan http://www.Viamore.Info

Semoga tulian ini bermanfaat bagi mereka yang memerlukannya. Selanjutnya kami akan menulis lebih banyak mengenai suplemen-suplemen kesehatan sesuai golongan darah dalam tulisan-tulisan kami yang akan datang. Dan juga mengenai pengendalian berat badan dengan menerapkan pengetahuan mengenai golongan darah.

Golongan Darah AB

Persentase orang ber - Golongan Darah AB adalah hanya 4 % dari seluruh penduduk dunia, seperti dapat dilihat dalam tulisan kami sebelumnya. Dan merupakan persentase yang terkecil dibandingkan dengan golongan darah lainnya.

Darah AB merupakan darah zaman modern yang mempunyai kecenderungan terhadap penyakit modern. Oleh sebab itu, orang ber - Golongan Darah AB selalu disarankan melakukan teknik-teknik relaksasi dan meditasi supaya dapat mengurangi stress dan untuk melawan system imunisasi yang kurang sehat.

Golongan Darah AB merupakan Diet Campuran. Golongan Darah AB memiliki keuntungan dan intoleransi Golongan Darah A dan Golongan Darah B.

Berikut adalah rangkuman makanan-makanan yang sesuai dan tidak sesuai dengan Golongan Darah AB.

Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah AB :

- Ayam, sapi, bebek, burung dara, rusa, babi, angsa, burung puyuh.

- Buncis, chikpea, kacang hitam, buncis lima.

- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.

- Kopi.

- Pisang, kelapa / santan, jambu biji, mangga, delima, jeruk, belimbing, alpukat.

- Jagung, jamur, lobak (radish), tauge, asinan, lobak putih.

- Telor bebek.

Makanan yang  SESUAI dengan Golongan Darah AB :

- Kalkun, domba, kelinci, kambing.

- Kacang kedelai, tahu, tempe.

- Seafood (kecuali yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).

- Bijian, seperti : kacang tanah, kenari, kacang merah.

- Rumput laut (kelp).

- Anggur, kiwi, jeruk bali, nanas, semangka, cranberry, mulbery, pepaya.

- Alfafa, wortel, brokoli, bit, sledri, terong, kentang manis, kol kembang, mentimun, jahe, bawang putih, ubi jalar, talas (yam).

- Telur putih (telur ayam).

Resiko Medis Orang Ber - Golongan Darah AB :

Resiko medis yang umumnya bisa dialami karena makan tidak sesuai dengan golongan darahnya ( salah pola makan tidak sesuai dengan Golongan Darah AB ) :

- Penyakit kanker.

- Penyakit jantung.

- Anemia (kekurangan sel darah merah).

- Depresi.

- Masalah system syaraf.

- Komplikasi hati dan empedu.

- Parkinson’s.

- Alzheimer’s.

Suplemen khusus untuk orang ber - Golongan Darah AB adalah campuran dari Legreen A dan Legreen B.

LEGREEN merupakan produk unik dan unggul karena ia adalah satu-satunya makanan suplemen organik bergizi lengkap dan saat ini merupakan salah satu produk terbaik di dunia yang khusus diformulasikan secara tepat untuk golongan darah.

Fungsi pertama LEGREEN ialah memberi nutrisi lengkap sesuai golongan darah untuk seluruh badan agar bisa berfungsi dengan optimal.

Fungsi kedua LEGREEN ialah mengeluarkan dan mencegah lektin makanan pantangan agar tidak menggumpal dan melekat di organ-organ.

Yang paling penting, rumusan LEGREEN bukan saja menekan kepada bahan baku sesuai golongan darah, tetapi LEGREEN adalah satu-satunya produk yang memiliki kwalifikasi untuk disebut makanan lengkap (whole food). Di dalamnya terkandung juga Prebiotik & Probiotik, Enzim Pengantar & Enzim Pencernaan juga sesuai golongan darah tertentu. Organik hijau yang digunakan memberikan khasiat antioksidan yang tinggi dan tidak menggunakan pupuk kimia yang bisa merusak kwalitas nutrisi dari tumbuh-tumbuhan. Dan yang paling mengagumkan adalah rumusan dari 85 jenis nutrisi dalam bentuk vitamin-vitamin, garam galian dan asam amino yang sesuai dengan golongan darah tertentu.

Ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi LEGREEN karena mereka membutuhkan semua nutrisi untuk diri si ibu dan juga untuk pertumbuhan bayi yang sehat dalam kandungan.

Khusus untuk orang ber - Golongan Darah AB, cara penggunaannya adalah 1 sachet Legreen A pada pagi hari dan 1 sachet Legreen B pada sore hari.

1 sachet Legreen ditambahkan 200 ml air putih biasa diminum waktu perut kosong.

Sumber tulisan : PT. Viamore Internasional.

Anda juga bisa melihat website : http://www.DietGolonganDarah.net dan http://www.Viamore.Info

Dan masih satu lagi yaitu Golongan Darah O akan kami tulis juga dalam tulisan kami selanjutnya.

Golongan Darah B

Orang yang ber Golongan Darah B meliputi 10 % dari populasi dunia.

Persentase 10 % ini adalah persentase dalam skala dunia, jadi bisa saja misalnya di negara Indonesia , khusus untuk orang yang ber Golongan Darah B ini bisa melebihi 10 %. Tetapi ada negara lain yang persentase orang bergolongan darah B lebih rendah dari 10 %. Tetapi secara global dalam lingkup dunia, tetap persentase orang bergolongan darah B adalah 10 %. 

Makanan yang paling tidak sesuai untuk orang Golongan Darah B adalah ayam. Kalau mempunyai masalah kesehatan, maka coba pantang makan ayam, maka ternyata akan lebih mudah sembuh. Selain ayam, golongan darah B sangat tidak cocok dengan makanan yang mempunyai kulit keras seperti kacang tanah, makanan dari kacang kedelai, dan kepiting. Sedangkan yang paling cocok dengan orang Golongan Darah B adalah daging kambing, sayur-sayuran, pisang dan semangka. Dan ini adalah satu-satunya golongan darah yang cocok dengan produk-produk hasil peternakan seperti susu sapi, susu kambing, dan keju.

Golongan Darah B merupakan Omnivore Seimbang.

Berikut adalah rangkuman makanan-makanan yang sesuai dan tidak sesuai dengan Golongan Darah B :

Makanan yang  TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah B :

- Ayam, babi, bebek, burung dara, angsa, burung puyuh.

- Seafood (yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).

- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.

- Kacang-kacangan & biji-bijian, seperti : tauge, kacang kedelai, kacang tanah, biji wijen, chickpea).

- Kesemak, delima, belimbing, kelapa (santan), mangga.

- Tomat, alpukat, jagung, lobak, labu.

- Telor bebek, telor burung puyuh.

Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah B :

- Telor ayam.

- Kambing, rusa, domba, kelinci.

- Licorice (sejenis kayu manis).

- Pisang, anggur, nanas, kiwi, semangka, mulberry, pepaya, apel.

- Bit, brokoli, terong, jahe, wortel, sayuran hijau bayam, sawi, kol kembang, kubis, bawang putih, paprika, ubi jalar, talas (yam), ginseng.

Resiko medis orang ber - Golongan Darah B :

Resiko medis yang umumnya dialami oleh orang ber - Golongan Darah B yang makan tidak sesuai dengan golongan darah B (salah pola makan tidak sesuai dengan golongan darah B) antara lain yaitu :

- Masalah system syaraf, seperti kram / sakit kepala, lupus.

- Masalah pikun.

- Alzheimer’s.

- Parkinson’s.

- Diabetes melitus.

Suplemen khusus untuk orang ber Golongan Darah B adalah Legreen B, yang formulasinya adalah sebagai berikut :

Dasar : Chlorella, Barley Hijau (Barley Green), Rose Hips, Bubuk Hawthorn Berry, Bubuk Elderberry.

Mineral : Kalsium (dari rumput laut, diambil dari Lithothamnium Corraliodes dan Lithothamnium Calcareum), Magnesium (asam amino chelate), Selenium (asam amino komplex), Molibdenum (asam amino chelate), Boron (sitrat), Vandium (sitrat), Ipriflavones, Kromium (asam amino chelate), Tembaga (asam amino chelate), Kalium (asam amino chelate).

Vitamin : Vitamin A (Betakaroten), Vitamin B6, Vitamin B12, Vitamin C (dari acerola berry dan asam askorbat), Vitamin D (Klasiferol), Vitamin E (d-alpha tokoferol), Vitamin K (phytonadione), Tiamin, Riboflavin, Niasin, Asam Folat (Kalsium Folinate), Biotin.

Lain-lain : Kolostrum, Co Q10, Akar kayu manis (Licorice), Tunas brokoli (brocolli sprouts), Tunas Oat (Avena Sativa), Daun Parsley.

Prebiotik & Probiotik : Lactobacillus Bulgaricus, Lactobacillus Sporogenes, Arabinogalactan (dari Larix Occidentali & Resin), Saccharomyces Cerevisae.

Enzime Pengantar (Opti-Blend Delivery) dan Enzyme Pencernaan (Digestive Blend) : Amilase, Protease I, Protease II, Peptidase, Lipase, Investase, Sellulase, Laktase, Maltase, Hemi Sep.

Expients : Campuran Protein (Konsentrat protein Whey, bubuk protein beras dan putih telur), Serat Apel, Pektin, Asma Alfa Lipoat (Alpha Lipoic Acid), Bromelain.

Sumber tulisan : PT. Viamore Internasional.

Juga bisa lihat  website : http://DietGolonganDarah.net dan http://Viamore.Info

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membutuhkannya, dan tentunya selain mengenai golongan darah A, dan B, maka kami pun akan menulis mengenai golongan darah AB dan golongan darah O.

Golongan Darah A

Persentase orang ber - golongan darah A adalah 40 % dari seluruh penduduk dunia, seperti dapat dilihat dalam tulisan kami sebelumnya.

Bagi yang ber - Golongan Darah A, makanan yang tidak cocok untuk golongan darah A ini adalah makanan daging, tetapi sering kali makanan daging merupakan kegemaran mereka. Sering kali setelah makan banyak daging, mereka mudah merasa capek, sering merasa tubuh panas, dan juga masalah sariawan.

Bagi golongan darah A yang sesudah makan makanan daging, ada baiknya minum segelas jus nenas atau lemon atau kopi yang bisa membantu pencernaan protein yang tinggi. Tetapi kalau minum kopi itu hanya sesudah makan.

Golongan Darah A seharusnya menjadi Vegetarian. Mereka adalah golongan yang cocok sekali dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Golongan darah A tetap bisa makan makanan daging, tetapi terbatas pada ayam dan ikan.   *Vegetarian (tinggi karbohidrat, rendah lemak, tinggi protein nabati).

Berikut adalah rangkuman makanan-makanan yang sesuai dan tidak sesuai dengan golongan darah A.

Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah A :

- Sapi, kambing, bebek, babi, domba, rusa, kelinci, angsa, burung puyuh.

- Susu sapi dan produk susu sapi.

- Kacang mente, kacang merah, buncis lima.

- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.

- Pisang, kelapa /santan, melon, mangga, jeruk, pepaya.

- Kentang, tomat, asinan, acar, terong, kubis, lada, cabe, talas (yam).

Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah A :

- Seafood (kecuali yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).

- Makanan yang terbuat dari kedelai, seperti : tahu, tempe.

- Kopi.

- Apricot, nanas, jeruk bali, limau, lemon, apel, anggur, strawberi, jambu biji, semangka, mulberry.

- Alfafa, brokoli, lobak putih, jahe, labu, wortel, bawang putih, seledri, bawang merah.

Resiko Medis Orang ber -  Golongan Darah A :

Resiko medis yang umumnya bisa dialami  karena makan tidak sesuai dengan golongan darahnya (salah pola makan tidak sesuai dengan golongan darah A) :

- Penyakit kanker, seperti : kanker lambung, kanker usus, dan kanker liver.

- Penyakit jantung - penyempitan pembuluh darah, kolesterol, dan darah kental.

- Komplikasi hati (fatty liver) dan empedu.

- Diabetes melitus.

- Anemia (kekurangan sel darah merah).

- Depresi.

Suplemen khusus untuk orang ber-golongan darah A adalah Legreen A,  yang formulasi nya adalah sebagai berikut :

Dasar : Chlorella, Barley Hijau (Barley Green), Bubuk juice Beet, Bubuk Cherry Acerola, Dunaliea.

Mineral : Kalsium (dari rumput laut, diambil dari Lithothamnium Corraliodes dan Lithothamnium Calcareum), Magnesium (asam amino chelate), Boron (sitrat), Vanadium (sitrat), Ipriflavones, Kromium (asam amino chelate), Betaine HCL, Gentian (Akar Gentiana Lutea).

Vitamin : Vitamin A (Betakaroten), Vitamin B12, Vitamin C (acenola berry dan asam askorbat), Vitamin D (Kalsiferol), Vitamin E (d-alpha tokoferol), Tiamin, Riboflavin, Niasin, Asam Folat (Kalsium Folinate), Biotin, Asam Pantotenat (Pantothenic Acid), Piridoksin 5 fostat (Pyridoxine 5 Phosphate).

Lain-lain : Kolostrum, Conjugated Asam Linoleat, Ginkgo Biloba, Ekstrak biji Anggur (95% proantosianidin standar), campuran Opti SOD (Super Oksida Dimutase), Milk Thistle.

Prebiotik & Probiotik : Bifidobacterium Bifidus, Lactobacillus Plantarum, Lactobacillus Reuteri, Jeruselem Artichoke Tuber, Akar Burdock.

Enzime Pengantar (Opti-Blend Delivery) dan Enzime Pencernaan (Digestive Blend) : Amilase, Protease I, Protease II, Peptidase, Lipase, Investase, Sellulase, Laktase, Maltase, Hemi Sep.

Expients : Campuran Protein (bubuk protein kedelai, bubuk protein kacang polong dan bubuk protein beras), Serat Apel, Pektin, Asam Alfa Lipoat (Alpha Lipoic Acid), Bromelain.

Sumber tulisan : PT. Viamore Internasional.

Bisa juga lihat website : http://www.DietGolonganDarah.net dan http://www.Viamore.Info

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi mereka yang membutuhkannya. Dan kami pun akan menulis mengenai golongan darah O, B, dan AB dalam blog kami http://www.AsnawiLim.com

Golongan Darah Dunia

Dunia ini terdiri dari berbagai suku bangsa, tetapi hanya terdapat 4 golongan darah yang berbeda, dengan perbandingan persentase sbb : Golongan Darah O (46 %), Golongan Darah A (40%), Golongan Darah B (10 %), Golongan Darah AB (4 %).

Dan dari sifat dan jenis makanan yang sesuai dengan golongan darahnya, maka dikategorikan sbb :

- Golongan Darah O   : Carnivore / Pemburu.

- Golongan Darah A  : Vegetarian.

- Golongan Darah B  : Omnivore Seimbang.

- Golongan Darah AB : Diet Campuran.

Tiap tetes darah kita mengandung susunan biokimia yang sama uniknya dengan sidik  jari kita.

Golongan darah mempengaruhi :

- Sistem pencernaan,

- Kemampuan badan dalam merespon stress,

- Keadaan mental,

- Efisiensi metabolisme,

- Kekuatan system daya tahan tubuh,

- Kemampuan aktivitas.

Kita bisa merasakan perbedaan dari golongan darah ini dari hal-hal sbb :

- Saat mengkonsumsi produk kesehatan, ada yang merasakan khasiatnya, ada yang tidak merasakan khasiatnya.

- Malam setelah minum kopi, ada yang bisa tidur, tetapi ada yang tidak bisa tidur, sehingga ada yang sengaja minum kopi supaya tidak mudah merasa ngantuk.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Makanan bagi seseorang bisa merupakan racun bagi orang yang lain (”One Man’s Food, Another Man’s Poison“).

- Makan = reaksi kimia antara darah dengan makanan yang kita makan atau suplemen yang kita konsumsi.

- Makanan mengandung protein yang disebut lektin.

- Golongan darah kita terprogram secara genetik untuk menerima atau menolak lektin makanan-makanan tertentu.

- Lektin yang bertentangan dengan golongan darah akan terkumpul dalam organ tubuh seperti hati, ginjal, otak, lambung, usus, dll atau system tubuh mulai menggumpalkan sel-sel di daerah tersebut. Proses penggumpalan itu disebut aglutinasi (”agglutination” dan akan mengganggu pencernaan, metabolisme dan system daya tubuh. Akibatnya akan timbul penyakit kronis seperti :  radang sendi (arthritis), radang usus besar (colitis), kolestrol tinggi, anemia, tekanan darah tinggi, stress, kelebihan berat badan (obesitas), depresi, diabetes melitus, dan kecanduan makanan (food carvings).

Dampak dari makan makanan tidak sesuai dengan golongan darah, maka sel darah akan terkontaminasi, antara lain berupa :

- CRT : Parasites,

- CRT : Poor Foundation,

- CRT : Calcium Def,

- CRT : Cholestrol,

- CRT : Oxidised Fat + Bad Viral Activity,

- CRT : Rouleaux.

Untuk membantu menormalkan kembali sel-sel darah yang telah terkontaminasi ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi LEGREEN, yang mempunyai fungsi utama sbb :

- Memberi nutrisi lengkap untuk seluruh badan agar berfungsi dengan optimal,

- Membuang toksin dan lektin yang melekat maupun yang berkumpul di organ dan system sehingga membantu mencegah penyakit kronis.

Hasil dari mengkonsumsi LEGREEN dapat dilakukan dengan analisa sel hidup (”Life Blood Analysis“).

Sumber tulisan :  PT. Viamore Internasional.

Anda juga bisa melihat website : http://www.DietGolonganDarah.net dan http://www.Viamore.Info

Selanjutnya kami akan menulis mengenai masing-masing golongan darah dan makanan yang sesuai dan yang tidak sesuai dengan golongan darah tersebut.

Tahukah Golongan Darah Anda?

Ternyata belum semua orang tahu apa golongan darah nya.

Ada juga orang yang sebenarnya sudah tahu golongan darahnya, tetapi karena jarang berurusan dengan persoalan golongan darah ini, jadi lupa atau ragu-ragu apakah golongan darahnya. Sehingga ketika ditanyakan apakah golongan darahnya menjadi ragu-ragu atau bingung untuk menjawabnya.

Orang awam biasanya hanya tahu bahwa golongan darah diperlukan saat ada keperluan transfusi darah saja, memang hal ini benar, tetapi sebenarnya kebutuhan pengetahuan mengenai golongan darah sangatlah luas jangkauannya, bukan hanya sekedar urusan transfusi darah saja.

Dalam keadaan darurat, seperti saat kecelakaan, saat di rumah sakit, saat seseorang memerlukan tambahan darah dalam keadaan darurat, maka orang harus tahu apa golongan darahnya, karena transfusi darah hanya dilakukan dengan darah dari golongan darah yang sama.

Kita semua tahu ada golongan darah A, B, AB, dan O. Golongan darah anak akan ditentukan oleh kombinasi golongan darah kedua orang tuanya. Karenanya golongan darah juga digunakan untuk memastikan seseorang adalah anak kandung dari ayah ibu nya atau bukan.

Dan ternyata setiap golongan darah mempunyai sifatnya sendiri dan memberikan reaksi yang berbeda-beda terhadap jenis makanan yang dikonsumsinya. Karenanya ada pola makanan yang sesuai dengan golongan darah seseorang.

Dan ternyata pola makanan sesuai golongan darah akan menentukan kesehatan seseorang, bukan hanya kesehatan sesaat, tetapi juga kesehatan dalam jangka panjang, artinya kesehatan setelah umurnya mulai menanjak senja pun akan sangat ditentukan oleh apa yang dulunya pernah dikonsumsi seseorang saat masih muda.

Walaupun saat ini kita masih sehat, ataupun mulai sakit-sakitan akibat salah pola makan tidak sesuai golongan darah, tetapi belum terlambat untuk mengenal pola makan sesuai golongan darah, dan kembali kepada pola makan yang benar, agar kita bisa menjalankan hari-hari ke depan dengan lebih sehat dan terhindar dari penyakit kritis yang bisa menyusahkan hidup kita.

Ada website mengenai diet sehat golongan darah, yaitu : http://www.DietGolonganDarah.net

Semoga setelah kita mengetahui golongan darah kita, maka selanjutnya kita bisa menjadi lebih sehat dan terhindar dari sakit akibat salah pola makan tidak sesuai dengan golongan darahnya.

Saya memang sangat meyakini mengenai perbedaan golongan darah dan pengaruhnya dalam kesehatan kita, dan ini ada satu berita baru yang sangat menarik perhatian saya. Saya membacanya di buletin “NOVA 1149/XXIII 1-7 Maret 2010″ halaman 46-47 mengenai : “Kesehatan” dengan judul : “Buah Hati Kuning Karena Tak Cocok Golongan Darah?”, tulisan : Laili Damayanti. Saya menyalinnya secara lengkap agar bisa juga menjadi informasi berharga buat semua yang membacanya, sbb :

Perbedaan golongan darah bayi dan ibu bisa menyebabkan bayi baru lahir mengalami kuning yang hebat dan membahayakan kelangsungan hidup bayi. Yuk, cari tahu soal perbedaan golongan darah ibu-bayi.

Beberapa waktu yang lalu pasangan artis Nirina Zubir dan Ernest “Cokelat”, dibuat kalang kabut di rumah sakit. Setelah bayi mungil mereka Zivara dilahirkan, muncul masalah baru yang tak kalah pelik. Bayi mereka mengalami kuning atau yang dalam medis disebut juga dengan ikterus oleh hyperbilirubinemia.

Kondisi ini didiagnosis oleh dokter disebabkan ketidakcocokan golongan darah ibu dengan bayi atau yang dikenal dengan A-B-O incompability. Di mana golongan darah anak yang berjenis B bereaksi dengan golongan darah ibu yang berjenis O yang mengalir dalam tubuh anak, sehingga sel darah merahnya mudah pecah dan meningkatkan konsentrasi bilirubin dalam aliran darah.

Meski secara fisiologis semua bayi dapat mengalami kuning, namun bila tidak ditangani secara tepat juga dapat berakibat fatal.

“Kuning yang hebat pada bayi, bisa menyumbang terjadinya kerusakan sel otak permanen”, ujar dr. Setyadewi Lusyati, Sp.A(K) konsultan neonatologi RSAB Harapan Kita - Jakarta mengingatkan.

Inilah mengapa, dokter anak cukup berhati-hati memantau perkembangan bayi baru lahir, terutama dalam 3 hari setelah dilahirkan. Umumnya kuning fisiologis baru akan muncul setelah bayi berusia 3 hari. Bila kurang dari itu, dokter anak akan mengobservasi perkembangan hyperbilirubinemia sembari melakukan upaya penyinaran.

Berkaca pada pengalaman pasangan Nirina-Ernest, pasangan suami-istri sebaiknya tidak main-main dengan perbedaan golongan darah. Khususnya istri dengan golongan darah O dan suami bukan O.

Nah, agar tidak mengalami risiko yang fatal sebaiknya ketahui seluk beluk soal ketidakcocokan golongan darah.

Akibat Beda Golongan

Setidaknya ada 4 golongan darah A, B, AB dan O yang dikenal secara universal. Keempat golongan ini memiliki kandungan dan karakteristik yang berbeda. Golongan darah A dikatakan memiliki kandungan antigen A, golongan darah B memiliki kandungan antigen B, golongan darah AB memiliki antigen B dan antigen A, sedangkan golongan darah O memiliki anti A dan anti B. Kandungan ini yang menyebabkan tubuh membentuk antibodi dan menyerang sel darah merah yang mengandung zat antigen (dianggap sebagai benda asing, red).

Pada proses persalinan, darah ibu yang bergolongan darah O akan berkontak lebih banyak dengan golongan darah anak. Banyaknya darah janin yang memiliki antigen masuk sirkulasi darah ibu, membuat sistem imun ibu membentuk kekebalan (antibodi) terhadap antigen A ataupun antigen B. Kekebalan ini kemudian menyerang darah anak yang memiliki antigen tersebut sehingga sel darah merah pecah dan menjadi bilirubin (indirect). Ini dapat mengakibatkan bayi menjadi kuning.

Padahal dalam kondisi normal saja, bayi memiliki potensi peningkatan bilirubin yang lebih tinggi ketimbang orang dewasa karena sifat sel darah merah bayi lebih mudah pecah. Namun biasanya, tubuh bayi akan berusaha menstabilkan kadar bilirubin dengan mekanisme konjugasi oleh hati. Yaitu, upaya mengubah menjadi bilirubin indirect menjadi bilirubin direct yang lebih larut air dan mudah dikeluarkan alias mengubah bilirubin menjadi cairan empedu serta dikeluarkan melalui pencernaan dan memberi warna pada feses. Umumnya setelah lewat 10 hari, kuning pada bayi akan hilang seiring kualitas dinding sel darah merah yang semakin baik dan fungsi hati yang optimal mengkonjugasi bilirubin.

Tak Selalu Transfusi

Sayangnya, peningkatan kadar bilirubin pada bayi kadangkala tidak bisa ditolerir oleh tubuh sendiri. Kadar bilirubin pun menumpuk dalam darah terlalu tinggi.

Padahal ambang toleransi bilirubin dalam darah di bawah 15 mg/dl (250 umol/L) pada bayi cukup bulan dan 12 mg/dl (250 umol/L) pada bayi kurang bulan.

Selain kadar bilirubin yang diperhitungkan, percepatan kenaikan bilirubin pun patut dipertimbangkan. Dokter anak memiliki patokan untuk menoleransi kenaikan bilirubin salah satunya dengan melihat manifestasi hyperbilirubinemia dengan hitungan Kramer. Skor Kramer dihitung dengan melihat ikterus (kuning) yang menyebar, mulai dari wajah ke leher (K1), wajah ke pusar (K2), wajah dan badan hingga pangkal paha (K3), wajah ke lutut serta lengan hingga siku (K4) dan seluruh badan hingga jari tangan serta kaki (K5). Jika telah memasuki level K2 di hari kedua, maka sudah termasuk tidak normal.

“Normalnya bayi usia 3 hari, kuning dapat terjadi dari wajah hingga pusar. Bila belum berusia 3 hari sudah menunjukkan kuning hingga pusar, maka patut diwaspadai”, ungkap dokter Lusy.

Dokter Lusy menambahkan, penilaian kuning pada bayi ini seringkali tersamar oleh warna kulit bayi baru lahir yang kemerahan. Inilah sebabnya penilaian kuning bayi baru lahir, sebaiknya dipercayakan pada petugas medis dan dokter anak yang lebih berpengalaman.

Padahal bila kuning sudah mencapai pusar, bisa diprediksi bilirubin berjumlah sekitar 12 mg/dl. Bila peningkatan bilirubin lebih dari 5 mg/dl dalam 24 jam, padahal kuning biasa berlangsung sampai sekitar hari kelima hingga ketujuh, maka bilirubin mencapai angka di kisaran 20 hingga 25 mg/dl. Di sinilah orang tua harus waspada. Bila melewati jumlah 25 mg/dl bisa terjadi ensefalopati bilirubin akut. Yakni resiko masuknya bilirubin indirect (dalam darah) melewati blood brain barrier dan merusak sel-sel dalam otak. Selain kerusakan sel otak, peningkatan bilirubin juga dapat diiringi dengan resiko penurunan hemoglobin (Hb) sebagai akibat banyaknya sel darah merah yang pecah.

Pada kasus Zivara (putri Nirina-Ernest, red) di mana bilirubin terlalu tinggi dan kenaikan level kuning yang terlalu cepat, dokter kemudian menyarankan dilakukan transfusi pertukaran darah untuk mengganti darah anak dengan darah donor (golongan O). Keputusan ini sah saja diambil, mengingat masa depan anak dipertaruhkan bila kuning tidak segera dikendalikan.

Tindakan ini sebenarnya  jarang diambil oleh dokter anak. Menurut dokter Lusy, umumnya untuk kasus kuning pada bayi baru lahir, masih dapat diupayakan melalui terapi sinar (phototheraphy). Tujuannya, membantu mengubah bilirubin indirect menjadi lumirubin yang lebih mudah diubah oleh tubuh bayi. Hanya sekitar 15% kasus hyperbilirubinemia yang dilakukan transfusi pertukaran darah.

Bisa Akibatkan Cerebral Palsy

Mengapa hyperbilirubinemia harus ditangani tepat? Dikatakan dokter Lusy, bila bilirubin indirect terlampau pekat dalam darah, ia mampu menembus blood brain barrier menuju sel otak, ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen otak.

“Sayangnya, sel otak tidak bisa diperbarui layaknya sel tubuh lain. Akibatnya, bisa menyebabkan cacat permanen pada anak,” tegasnya,

Kecacatan yang paling banyak disebabkan hyperbilirubinemia adalah celebral palsy atau kekakuan pada anggota badan yang disebabkan kerusakan pada pusat pengendali motorik pada korteks di otak.

Selain itu, hyperbilirubinemia juga bisa menyebabkan kerusakan pendengaran, bila kerusakan sel otak terjadi pada bagian yang mengendalikan kemampuan mendengar. Tentu saja, tuli akibat hyperbilirubinemia tidak terjadi spontan namun berupa degradasi kemampuan mendengar.

Demikianlah kutipan ini, mungkin para blogger ada yang ingin berkomentar, atau memberikan tambahan input yang bermanfaat untuk kita saling membagi pengalaman dan pengetahuan.

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!